Bau badan yang tidak sedap adalah masalah yang seringkali mengganggu kepercayaan diri seseorang dan dapat memengaruhi interaksi sosial mereka. Terlepas dari kebiasaan mandi dan perawatan tubuh harian, masih mungkin bagi bau badan tidak sedap untuk muncul, terutama dalam situasi tertentu seperti cuaca panas atau aktivitas fisik yang intens. Untuk mengatasi masalah ini, banyak orang mencari solusi yang efektif dan alami.
Salah satu pendekatan yang semakin populer adalah menggunakan bahan alami untuk menghilangkan bau badan. Ini adalah alternatif yang menarik dibandingkan dengan produk berbasis kimia yang sering kali mengandung bahan-bahan yang keras dan berpotensi merusak kulit atau menyebabkan reaksi alergi. Bahan alami tidak hanya efektif dalam mengatasi bau badan, tetapi juga cenderung lebih lembut pada kulit dan lebih ramah lingkungan.
Bahan Alami untuk Menghilangkan Bau Badan
Ada 15 bahan alami untuk menghilangkan bau badan yang bisa dipakai, berikut ulasannya.
Lemon
Bau badan disebabkan oleh bakteri yang ada di permukaan kulit. Jika bakteri ini terpapar oleh keringat, maka tubuh dapat berbau tidak sedap. Untuk mengatasi masalah ini, Anda memerlukan bahan alami yang mengandung zat antiseptik alami untuk membunuh bakteri penyebab bau badan.
Lemon adalah buah yang kaya akan zat antiseptik alami. Selain bisa dicampur dengan baking soda, Anda juga bisa menggunakan air perasan lemon mentah sebagai pengganti deodoran. Oleskan air perasan lemon langsung pada kulit ketiak. Namun, jika kulit Anda sensitif, Anda dapat mencampurkan air perasan lemon dengan air untuk menghindari rasa perih pada kulit.
Rebusan Daun Sirih
Sejak zaman dahulu, daun sirih telah dikenal memiliki manfaat kesehatan, termasuk kemampuannya untuk menghilangkan bau badan. Caranya adalah dengan mencabut beberapa lembar daun sirih, kemudian merebusnya dalam beberapa gelas air. Setelah air rebusan ini siap, Anda dapat menuangkannya ke dalam baskom atau ember untuk digunakan saat mandi. Praktikkan cara ini setiap kali mandi pagi dan sore.
Cuka Sari Apel
Cuka sari apel memiliki sifat antimikroba yang membantu mencegah pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Cara penggunaannya, cuka sari apel dapat dioleskan langsung ke ketiak dan area tubuh lainnya menggunakan bola kapas. Alternatifnya, campurkan setengah cangkir cuka sari apel dengan satu cangkir air dan gunakan sebagai deodoran. Ini dapat digunakan sesuai kebutuhan seperti deodoran biasa.
Baking Soda
Baking soda sudah dikenal luas sebagai penghilang bau yang efektif. Anda dapat mencoba baking soda sebagai solusi alami untuk mengatasi bau badan. Campurkan baking soda dengan sedikit air perasan lemon, aduk hingga membentuk pasta kental. Oleskan pasta baking soda ini ke daerah ketiak dan biarkan beberapa saat (sekitar 1 jam). Pasta baking soda ini dapat menjadi pengganti deodoran yang efektif untuk mengurangi bau badan.
Bunga Kecombrang
Salah satu cara menghilangkan bau badan adalah dengan menggunakan bunga kecombrang. Bunga ini memiliki kandungan antioksidan dan zat-zat lain yang bermanfaat untuk tubuh. Anda dapat memanfaatkan berbagai nutrisi dari bunga kecombrang dengan menumbuk kasar bunga dan batangnya. Hasil tumbukan ini dapat digunakan sebagai sabun pada tubuh setiap kali Anda mandi.
Kantung Teh Hijau
Jangan buru-buru membuang kantung teh setelah menyeduh teh hijau. Kantung teh hijau bisa digunakan sebagai kompres untuk daerah ketiak. Setelah kantung teh dingin, tempelkan pada daerah ketiak sambil berbaring. Biarkan selama 10-15 menit, kemudian bilas dengan air bersih.
Garam Epsom
Garam epsom memiliki sifat antioksidan yang membantu dalam detoksifikasi tubuh. Selain itu, membantu produksi hormon serotonin yang merilekskan tubuh, mengurangi produksi keringat, dan menghilangkan bau badan. Cara penggunaannya, isi bak mandi dengan air hangat dan tambahkan 2-3 cangkir garam epsom. Berendamlah di dalamnya selama 20-30 menit. Ini bisa dilakukan 3 kali seminggu.
Lidah Buaya
Lidah buaya mengandung antioksidan dan antibakteri yang dapat digunakan untuk mengatasi bau ketiak. Caranya adalah dengan mengoleskan gel lidah buaya langsung ke ketiak, lalu biarkan semalaman. Pagi hari, bilas hingga bersih.
Pasta Tomat
Ternyata, tomat segar juga dapat digunakan sebagai bahan alami untuk mengatasi bau badan. Cara penggunaannya cukup mudah, cukup hancurkan satu buah tomat hingga menjadi pasta. Kemudian, oleskan pasta tomat ini pada daerah ketiak dan biarkan selama beberapa jam.
Anda dapat menggunakan pasta tomat ini sebagai pengganti deodoran secara harian. Namun, hindari mencampur pasta tomat dengan deodoran untuk menghindari reaksi yang tidak diinginkan.
Baking Soda dan Lemon
Campurkan dua sendok baking soda dengan satu sendok perasan lemon, aduk hingga membentuk pasta. Kemudian, oleskan pasta ini ke kulit ketiak dengan gerakan memutar selama 10 menit sebelum dibilas dengan air bersih. Baking soda memiliki kemampuan menyerap bau yang tidak sedap, sementara perasan lemon memiliki sifat antibakteri yang dapat mengurangi bau ketiak yang tidak sedap.
Baca juga: Apa Manfaat Mandi Pagi? Dengan Air Dingin Atau Air Hangat
Minyak Lavender
Minyak Lavender Minyak esensial lavender dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Saat dicampur dengan tepung jagung dan soda kue, dapat digunakan sebagai alternatif alami untuk deodoran. Cara penggunaannya, Campurkan 10 tetes minyak esensial lavender dengan 3 sendok teh tepung jagung dan 2 sendok teh soda kue. Ini akan menjadi bubuk deodoran alami. Simpan campuran ini di wadah tertutup selama beberapa hari. Oleskan campuran minyak lavender sesuai kebutuhan. Bubuk deodoran ini bisa digunakan setiap hari.
Minyak Peppermint
Minyak peppermint memiliki sifat antibakteri. Saat dicampur dengan minyak kelapa, tepung jagung, dan soda kue, dapat digunakan sebagai alternatif deodoran yang dapat mengurangi bau badan. Cara penggunaannya, oleskan beberapa tetes minyak peppermint secara langsung atau campurkan 10 tetes minyak peppermint dengan air untuk disemprotkan pada ketiak. Jika ingin menjaga ketiak tetap kering, campurkan 10 tetes minyak peppermint dengan 4 sendok minyak kelapa, 4 sendok makan tepung jagung, dan 4 sendok makan soda kue. Dinginkan campuran ini, simpan dalam wadah tertutup, dan gunakan saat diperlukan. Anda dapat menggunakannya setiap hari.
Minyak Kelapa
Minyak kelapa mengandung asam laurat yang memiliki sifat antibakteri, membantu menghilangkan bakteri pada kulit, dan mengatasi bau badan. Cara penggunaannya, gosokkan minyak kelapa langsung ke area tubuh yang sering berkeringat, seperti ketiak. Campurkan 1 sendok teh bubuk asam sitrat dengan segelas air untuk membilas area tubuh yang telah digosokkan minyak kelapa. Keringkan tubuh dan oleskan kembali minyak kelapa. Praktik ini bisa diulang setiap hari.
Kemangi
Anda dapat mengonsumsi daun kemangi secara rutin dalam makanan Anda atau mencampurkan minyak esensial kemangi dengan minyak pembawa untuk mengoleskannya pada kulit. Namun, perlu diingat bahwa efektivitas kemangi dalam menghilangkan bau badan dapat bervariasi dari individu ke individu.
Teh Hijau
Teh hijau mengandung antioksidan dan asam tanat yang membantu mengurangi bau badan. Dapat digunakan eksternal untuk menjaga kulit tetap kering dan mengendalikan bakteri. Cara penggunaannya, rebus air dalam teko, tambahkan daun teh hijau, dan biarkan hingga agak dingin. Lalu, oleskan ampas teh hijau ini ke area tubuh yang sering berkeringat. Minum teh hijau secara teratur untuk membantu mengurangi bau badan dari dalam. Pastikan untuk tidak mengoleskan ampas teh hijau setiap hari, terutama jika Anda memiliki kulit sensitif.
Baca juga: Cara Sholat Tahajud 2 Rakaat Sendiri di Rumah
Kesimpulan
Ada berbagai obat alami yang dapat digunakan untuk menghilangkan bau badan yang tidak diinginkan. Bahan-bahan seperti minyak kelapa, minyak pohon teh, minyak lavender, minyak peppermint, kemangi, cuka sari apel, garam epsom, teh hijau, air lemon, tomat, dan air mawar memiliki sifat antibakteri atau antiseptik yang efektif dalam mengatasi bau badan. Selain itu, perhatian terhadap pola makan yang menghindari makanan beraroma kuat juga dapat membantu mencegah masalah bau badan. Penggunaan obat alami ini memberikan alternatif yang aman dan ramah lingkungan daripada produk komersial yang mengandung bahan kimia berbahaya. Tetapi, selalu perhatikan reaksi kulit dan alergi sebelum menggunakan obat alami tertentu. Dengan pemahaman yang tepat, Anda dapat mengatasi masalah bau badan secara efektif dan alami, meningkatkan rasa percaya diri, dan merasa lebih segar sepanjang hari.
Referensi
- Sulistyaningtyas, F., & Hanifah, I. (2020). Pembuatan Sediaan Masker Ketiak Daun Sirih (Piper Betle, L), Lidah Buaya (Aloe Vera, L) Dan Madu Untuk Mengatasi Bau Badan. Jurnal Inkofaktor, 1(1).
- Farida, S., & Maruzy, A. (2016). KECOMBRANG (etlingera elatior): sebuah tinjauan penggunaan secara tradisional, fitokimia dan aktivitas farmakologinya. Indonesian Journal of Plant Medicine, 9(1), 19-28.
- Parwata, I. M. O. A. (2016). Obat tradisional. Laboratorium Kimia Organik Fakultas Matematika dan IPA Universitas Udayana. Bali.
- Aryenti, L. (2012). Formulasi Sediaan Krim Minyak Atsiri Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Untuk Penghilang Bau Badan.