Manfaat sorgum
Lifestyle

15+ Manfaat Sorgum bagi Kesehatan

Manfaat Sorgum – Sorgum atau garai (Sorghum spp.) adalah tanaman serbaguna yang dapat berfungsi sebagai sumber pangan, pakan ternak, dan bahan baku industri. Dalam hal pangan, sorgum menduduki peringkat kelima setelah gandum, jagung, padi, dan jelai. Di Asia Selatan dan Afrika sub-sahara, sorgum merupakan makanan pokok yang sangat penting.

Sorgum juga mengandung serat tidak larut dalam air, dikenal sebagai serat kasar, sekitar 6,5% hingga 7,9%, serta serat pangan sekitar 1,1% hingga 1,23%. Kandungan protein dalam sorgum seimbang dengan jagung, yakni sekitar 10,11% dibandingkan dengan 11,02% pada jagung.

Kandungan pati dalam sorgum mencapai 80,42%, sedangkan pada jagung sekitar 79,95%. Salah satu perbedaannya adalah tepung sorgum tidak mengandung gluten seperti tepung terigu. Di Indonesia, masyarakat telah terbiasa dengan produk berbahan dasar terigu yang mengandung gluten tinggi, yang membuat adonan mie dan roti menjadi elastis.

Sorgum memiliki keunggulan lainnya, yaitu tidak mengandung gluten dan memiliki indeks glikemik yang rendah. Ini mendukung tren diet bebas gluten yang semakin populer di negara-negara maju.

Daerah Penghasil Sorgum di Indonesia

Sorgum adalah tanaman yang mudah dibudidayakan dengan biaya perawatan yang relatif murah. Tanaman ini dapat ditanam bersama-sama dengan padi gogo, kedelai, kacang tanah, atau tembakau, atau ditanam sebagai pertanaman tunggal. Sorgum memiliki produktivitas yang tinggi karena dapat dipanen lebih dari satu kali dalam satu kali tanam. Tanaman sorgum dapat tumbuh baik mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi, cocok untuk iklim tropis kering maupun basah.

Di Indonesia, budidaya sorgum telah menyebar luas. Beberapa daerah penghasil sorgum antara lain Jawa Tengah (seperti Pati, Demak, Wonogiri, Grobogan), Yogyakarta (termasuk Gunung Kidul dan Kulon Progo), Jawa Timur (Lamongan, Bojonegoro, Tuban, Probolinggo), serta beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Di Nusa Tenggara Timur, sorgum menjadi tanaman prioritas kedua bagi petani setelah jagung. Hal ini disebabkan karena sorgum dapat tumbuh dengan baik di lahan-lahan yang kurang menguntungkan, seperti daerah dengan curah hujan rendah, keterbatasan sistem pengairan, dan kondisi tanah yang kurang subur. Selain digunakan sebagai sumber pangan, sorgum juga dapat dijadikan pakan ternak. Di samping itu, sorgum dapat diolah menjadi berbagai produk makanan, termasuk beras, mie, makanan ringan, dan tepung.

Kita akan membahas manfaat sorgum bagi kesehatan yang mungkin belum Anda ketahui. Dari kandungan nutrisinya yang kaya hingga potensi dalam mengelola berbagai masalah kesehatan, sorgum merupakan bahan makanan yang patut diperhitungkan dalam diet sehari-hari Anda.

Kandungan Gizi Sorgum

Manfaat Sorgum
Sumber Gambar Trubus

Berikut adalah perkiraan kandungan gizi sorgum per 100 gram:

  • Kalori: 329 kalori
  • Karbohidrat: 72 gram
  • Protein: 10.6 gram
  • Lemak: 3.3 gram
  • Serat: 6.7 gram
  • Gula: 0.6 gram
  • Vitamin B1 (Tiamin): 0.37 mg (25% AKG)
  • Vitamin B2 (Riboflavin): 0.19 mg (11% AKG)
  • Vitamin B3 (Niasin): 2.8 mg (14% AKG)
  • Vitamin B5 (Asam Pantotenat): 1.04 mg (10% AKG)
  • Vitamin B6 (Piridoksin): 0.45 mg (23% AKG)
  • Folat: 8 mcg (2% AKG)
  • Zat Besi: 4.4 mg (24% AKG)
  • Magnesium: 165 mg (41% AKG)
  • Fosfor: 287 mg (29% AKG)
  • Potasium: 363 mg (10% AKG)
  • Seng: 2.2 mg (15% AKG)
  • Tembaga: 0.4 mg (20% AKG)
  • Mangan: 1.9 mg (96% AKG)

Catatan:

  • AKG (Angka Kebutuhan Gizi) berdasarkan pada kebutuhan harian rata-rata untuk orang dewasa.
  • Kandungan gizi dapat bervariasi tergantung pada jenis sorgum dan bagaimana sorgum tersebut diproses.

Baca juga: 20 Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan

Manfaat Sorgum bagi Kesehatan

Manfaat Sorgum
Sumber Gambar: Freepik

Kami akan merinci setiap manfaat sorgum secara lebih rinci untuk memberi pemahaman yang lebih mendalam tentang betapa pentingnya menambahkan sorgum ke dalam pola makan.

1. Sumber Serat

Sebagai komponen utama dalam sorgum, serat memegang peran kunci dalam menjaga kesehatan pencernaan. Serat terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu serat larut dan tidak larut. Serat larut yang ditemukan dalam sorgum membantu mengendalikan kadar gula darah dengan mengurangi penyerapan gula ke dalam darah. Ini sangat bermanfaat untuk penderita diabetes atau bagi siapa saja yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil. Selain itu, serat larut juga membantu menurunkan kolesterol darah, sehingga mendukung kesehatan jantung Anda. Di sisi lain, serat tidak larut dalam sorgum membantu menjaga kesehatan pencernaan dengan mencegah sembelit dan mempromosikan gerakan usus yang sehat.

2. Menyediakan Energi yang Berkelanjutan

Sorgum adalah pilihan sempurna untuk mereka yang membutuhkan sumber energi yang berkelanjutan sepanjang hari. Ini karena sorgum mengandung karbohidrat kompleks yang memiliki kecenderungan untuk melepaskan energi secara perlahan ke dalam tubuh Anda. Hal ini berarti Anda tidak akan mengalami lonjakan gula darah yang tajam setelah mengonsumsinya, yang seringkali diikuti oleh perasaan lemas. Dengan begitu, sorgum membantu menjaga tingkat energi Anda tetap stabil dan konsisten.

3. Bebas Gluten

Khususnya untuk individu yang menderita celiac disease atau memiliki intoleransi gluten, sorgum adalah alternatif yang sangat aman. Gluten adalah protein yang ditemukan dalam gandum, barley, dan sejenisnya yang dapat menyebabkan reaksi yang merugikan pada sistem pencernaan bagi mereka yang intoleran terhadapnya. Sorgum bebas gluten, sehingga Anda dapat menikmatinya tanpa khawatir akan efek samping yang mungkin terjadi setelah mengonsumsi gluten.

4. Kaya akan Antioksidan

Sorgum mengandung berbagai jenis antioksidan, termasuk polifenol dan flavonoid. Antioksidan ini adalah pahlawan dalam melawan kerusakan oksidatif pada sel-sel tubuh yang dapat menyebabkan berbagai penyakit, termasuk kanker. Dengan mengonsumsi sorgum secara teratur, Anda memberikan perlindungan tambahan kepada tubuh Anda dari bahaya radikal bebas dan kerusakan sel.

5. Mengandung Vitamin dan Mineral Penting

Sorgum adalah penyedia nutrisi penting dalam bentuk vitamin dan mineral. Ini termasuk vitamin B kompleks seperti tiamin, riboflavin, dan niacin, yang memiliki peran penting dalam metabolisme energi dan kesehatan sistem saraf. Sorgum juga mengandung zat besi yang mendukung transportasi oksigen dalam darah dan magnesium yang esensial untuk fungsi otot dan sistem saraf. Dengan mengonsumsi sorgum, Anda memastikan tubuh Anda mendapatkan berbagai nutrisi penting ini.

6. Mendukung Kesehatan Jantung

Kesehatan jantung adalah salah satu aspek yang sangat penting untuk dipertimbangkan. Sorgum dapat membantu Anda dalam menjaga kesehatan jantung yang optimal. Serat dalam sorgum membantu mengendalikan kadar kolesterol dan tekanan darah, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Dengan memasukkan sorgum ke dalam diet Anda, Anda dapat menjaga jantung Anda tetap kuat dan sehat.

7. Meningkatkan Kesehatan Mata

Kesehatan mata adalah aspek penting dari kesehatan secara keseluruhan. Sorgum mengandung lutein dan zeaxanthin, dua karotenoid yang memberikan manfaat besar untuk mata. Karotenoid ini membantu melindungi mata dari kerusakan akibat paparan sinar UV dan berkontribusi pada kesehatan retina. Dengan demikian, sorgum membantu menjaga penglihatan Anda tetap tajam dan sehat.

8. Menyokong Kesehatan Tulang

Sorgum mengandung mineral penting seperti fosfor dan magnesium. Kedua mineral ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi. Fosfor membantu dalam pembentukan dan pemeliharaan jaringan tulang, sementara magnesium mendukung fungsi otot dan sistem saraf yang optimal. Dengan konsumsi sorgum yang teratur, Anda dapat membantu mencegah masalah tulang seperti osteoporosis.

9. Untuk Penderita Diabetes

Bagi individu yang menderita diabetes atau berisiko terkena penyakit ini, sorgum adalah pilihan bijak. Sorgum memiliki indeks glikemik yang rendah, yang berarti konsumsinya tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang tajam. Sebaliknya, sorgum membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil setelah makan. Ini adalah berita baik bagi mereka yang perlu mengendalikan diabetes dan menjaga tingkat gula darah dalam batas yang aman.

10. Sumber Protein Nabati

Bagi mereka yang memilih diet nabati atau vegetarian, sorgum adalah sumber protein nabati yang sangat baik. Protein adalah nutrisi yang esensial untuk pertumbuhan, perbaikan, dan pemeliharaan sel-sel tubuh. Sorgum mengandung jumlah protein yang cukup untuk memenuhi kebutuhan protein harian Anda dan menjaga otot Anda tetap kuat dan sehat.

11. Mengandung Asam Amino Esensial

Sorgum juga merupakan sumber asam amino esensial yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Asam amino ini penting untuk pemulihan pasca-cedera atau setelah latihan fisik yang intens. Dengan mengonsumsi sorgum, Anda membantu tubuh Anda dalam memperbaiki diri dan menjaga otot yang sehat.

12. Mendukung Kesehatan Sistem Saraf

Vitamin B kompleks yang ditemukan dalam sorgum, seperti tiamin, riboflavin, dan niacin, memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan sistem saraf Anda. Vitamin-vitamin ini mendukung fungsi otak dan perbaikan sel saraf. Dengan demikian, sorgum membantu dalam menjaga fungsi otak yang optimal dan mencegah gangguan sistem saraf.

13. Menyokong Sistem Kekebalan Tubuh

Zat besi adalah salah satu mineral yang terkandung dalam sorgum. Zat besi adalah komponen penting dalam produksi sel darah merah, yang mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat. Dengan sistem kekebalan yang kuat, Anda lebih mampu melawan infeksi dan penyakit.

14. Kesehatan Kulit

Sorgum juga memberikan manfaat untuk kesehatan kulit Anda. Kandungan antioksidan dalam sorgum membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar UV dan radikal bebas. Ini dapat membantu menjaga kulit Anda tetap sehat dan bercahaya, serta mengurangi risiko penuaan dini.

15. Pengelolaan Berat Badan

Salah satu tantangan utama dalam menjaga berat badan yang sehat adalah mengendalikan nafsu makan. Sorgum dapat membantu dalam hal ini. Kandungan serat yang tinggi dalam sorgum membuat Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga Anda cenderung makan lebih sedikit dan mengurangi nafsu makan berlebihan. Ini dapat menjadi alat yang berharga dalam upaya Anda untuk mengontrol berat badan Anda.

16. Kesehatan Pencernaan

Serat dalam sorgum juga mendukung kesehatan pencernaan dengan mencegah sembelit. Selain itu, serat membantu menjaga keseimbangan mikroflora usus yang sehat. Mikroflora usus yang seimbang adalah kunci untuk pencernaan yang baik dan penyerapan nutrisi yang optimal.

17. Menyediakan Energi

Sorgum adalah pilihan makanan yang baik bagi atlet dan individu yang berpartisipasi dalam olahraga berat. Karbohidrat kompleks dalam sorgum memberikan energi yang tahan lama yang diperlukan untuk performa yang optimal selama latihan fisik yang intens. Ini membantu menjaga kekuatan dan stamina Anda saat berolahraga.

18. Kesehatan Gigi

Kandungan fosfor dalam sorgum membantu dalam pembentukan dan pemeliharaan gigi yang kuat dan sehat. Fosfor juga memiliki peran penting dalam mengurangi risiko kerusakan gigi. Dengan mengonsumsi sorgum secara teratur, Anda dapat menjaga kesehatan gigi Anda dan senyum yang indah.

19. Mengandung Fitonutrien

Sorgum mengandung berbagai fitonutrien, seperti tanin dan fitosterol. Fitonutrien ini memiliki potensi dalam melawan peradangan dan penyakit kronis. Mereka membantu melindungi sel-sel tubuh Anda dari kerusakan yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius.

20. Kesehatan Gizi Anak-anak

Tidak hanya bermanfaat bagi orang dewasa, sorgum juga merupakan makanan yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Nutrisi yang terkandung dalam sorgum, termasuk serat, vitamin, mineral, dan protein, membantu memenuhi kebutuhan gizi yang penting bagi perkembangan anak-anak. Ini termasuk pertumbuhan tulang yang kuat, perkembangan otak yang optimal, dan sistem kekebalan tubuh yang kuat.

Baca juga: CPNS Kejaksaan 2023: Syarat dan Formasi

Cara Mengolah Sorgum

Manfaat Sorgum
Sumber Gambar: Freepik

Kita dapat menikmati sorgum dengan cara yang sama seperti nasi biasa. Sajikan bersama dengan sayuran, lalapan, lauk, dan sambal. Hasilnya? Pasti tetap lezat! Bahkan, nasi sorgum memiliki aroma yang lebih khas. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk memasak nasi sorgum:

  • Siapkan 175 gram biji sorgum dan 700 gram air (perbandingan 1:4).
  • Cuci bersih biji sorgum seperti Anda mencuci beras.
  • Masukkan sorgum dan air ke dalam rice cooker.
  • Masak hingga matang. Setelah matang, biarkan sebentar dan lalu aduk-aduk.
  • Nasi sorgum siap disajikan bersama dengan menu pelengkap lainnya.

Keunggulan Tanaman Sorgun

Berikut ini Keunggulan Sorgum dalam Pertanian

  • Sorgum memiliki adaptasi yang luas terhadap berbagai kondisi lingkungan. Kemampuannya tumbuh baik di daerah banjir maupun kekeringan menjadikannya pilihan yang ideal untuk ditanam di wilayah dengan tanah yang tidak stabil.
  • Daya tahan tanaman terhadap banjir dan kekeringan membuatnya menjadi opsi yang sangat cocok untuk wilayah-wilayah dengan iklim ekstrem. Ini memungkinkan petani untuk tetap menghasilkan panen yang baik meskipun menghadapi fluktuasi cuaca yang tidak dapat diprediksi.
  • Sorgum dapat ditanam berulang kali dalam satu musim tanam, memungkinkan petani untuk memperoleh hasil yang melimpah dalam jangka waktu yang relatif singkat.
  • Tanaman ini juga efisien dalam pemanfaatan sumber daya, sehingga tetap memberikan hasil yang memuaskan bahkan ketika ditanam di lahan yang tidak optimal.

Demikianlah penjelasan tentang manfaat sorgum untuk kesehatan, semoga informasi ini bermanfaat.

Referensi

  1. Suarni, S. (2012). Potensi Sorgum sebagai Bahan Pangan Fungsional.
  2. Zakaria, F. R. (2017). Manfaat Kesehatan dan Pengembangan Produk Berbasis Sorgum (Sorghum bicolor L.). Invensi Guru Besar Menuju Inovasi Produktif: Seri Pangan Sehat Alami, 37.
  3. Yanuwar, W. (2009). Aktivitas antioksidan dan Immunomodulator Serealia-non beras.
  4. Ningsih, P. W., & Noerhartati, E. (2019, December). Analisis Organoleptik Produk Pukis Sorgum: Kajian Dari Konsentrasi Tepung Sorgum (Sorghum, Sp) Dan Ragi. In PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN (pp. 1-73).
  5. Anggreini, R. A., & Choiriyah, N. A. (2022). Pengaruh proses pengolahan terhadap senyawa bioaktif sorgum dan potensinya terhadap Kesehatan. Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian6(1), 25-40.