Cara Menanam Bunga Sedap Malam
Cara menanam bunga sedap malam (Polianthes tuberosa) dimulai dari tiga hal: umbi yang sehat, media tanam gembur berdrainase baik, dan lokasi yang mendapat cahaya cukup. Selain itu, kamu bisa menerapkan langkah-langkahnya di pekarangan, pot, maupun polybag. Tanaman umbi-umbian dari famili Asparagaceae tersebut menghasilkan bunga putih harum yang mekar menjelang malam. Oleh karena itu, tulisan KKe berikut ini merangkum teknik budidaya, perawatan, dan solusi masalah yang sering muncul, sehingga kamu bisa mengoleksi bunga sedap malam di rumah.
Mengenal Bunga Sedap Malam
Bunga sedap malam adalah tanaman herba tahunan berumbi dengan daun sempit menyerupai rumput dan tangkai bunga yang menjulang. Selain itu, minyak atsiri di kelopaknya sensitif terhadap cahaya. Karena itu, aroma paling kuat keluar saat hari gelap. Di samping sebagai tanaman hias, petani dan florist juga memakai bunga sedap malam sebagai bunga potong, bahan rangkaian, dan bahan parfum.
Jenis Bunga Sedap Malam Berdasarkan Kelopak
Sebelum membeli bibit, kamu perlu menyesuaikan varietas dengan luas lahan dan tujuan tanam. Sebagai gambaran, tabel berikut membandingkan empat jenis utama.
| Jenis | Ciri Utama | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Single | Mahkota satu baris, aroma paling tajam | Pekarangan kecil, pot teras |
| Semi double | Mahkota beberapa baris, batang lurus | Taman rumah, bunga potong |
| Double | Mahkota berlapis, bunga tampak penuh | Bunga potong, dekorasi |
| Variegata | Daun bergaris perak atau kuning keemasan | Tanaman hias daun |
Persiapan Sebelum Menanam
1. Memilih Bibit Umbi Berkualitas
Pertama, pilih umbi berdiameter sekitar 2–3 cm yang padat, bersih, dan bebas bercak. Sebaliknya, hindari umbi lembek, berlubang gigitan serangga, atau berbau busuk. Umbi yang sudah bertunas memang tumbuh lebih cepat. Namun, kamu tetap perlu memastikan tunasnya segar dan tegak.
2. Menyiapkan Media Tanam
Sedap malam menyukai tanah gembur, kaya bahan organik, dengan pH 6–7. Oleh sebab itu, kamu bisa mencampur tanah kebun, kompos atau pupuk kandang matang, dan sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1. Dengan demikian, media menahan kelembapan tanpa membuat air menggenang. Setelah itu, cocokkan kondisi tanamanmu dengan parameter pada tabel berikut.
| Parameter | Kisaran Ideal |
|---|---|
| Kedalaman tanam umbi | 5–10 cm |
| Jarak antarumbi | 15–20 cm (diperlebar bila kamu ingin rumpun besar) |
| Suhu tumbuh | 16–27 °C |
| Cahaya | Matahari langsung pagi hingga siang, minimal sekitar 6 jam |
| pH tanah | 6–7 |
| Waktu berbunga | Sekitar 3–4 bulan setelah tanam |
Langkah Menanam Bunga Sedap Malam
Agar hasilnya maksimal, ikuti urutan langkah berikut.
- Pertama, bersihkan umbi dari akar kering dan kotoran, lalu rendam sebentar dalam larutan fungisida ringan supaya jamur tidak menyerang.
- Kedua, gemburkan tanah atau isi pot dengan media tanam yang sudah kamu campur.
- Ketiga, buat lubang sedalam 5–10 cm dengan jarak 15–20 cm.
- Selanjutnya, letakkan umbi dengan ujung tunas menghadap ke atas.
- Kemudian, tutup lubang dengan media tanam dan padatkan pelan-pelan.
- Setelah itu, siram hingga media lembap merata, tetapi jangan sampai menggenang.
- Terakhir, letakkan tanaman di lokasi bersinar matahari langsung dengan sirkulasi udara lancar.
Menanam di Pot atau Polybag

Jika lahanmu sempit, pot atau polybag menjadi solusi yang praktis. Pertama, pilih pot berdiameter minimal 30 cm dengan lubang drainase di dasar. Kemudian, isi tiga perempat pot dengan media tanam, tanam 2–3 umbi, dan tutup dengan tanah. Sesudah itu, kamu bisa menaruh pot di teras yang cerah. Sementara itu, untuk tanaman dalam ruangan, geser pot ke dekat jendela yang menerima cahaya paling banyak.
Merawat Tanaman Sedap Malam
1. Penyiraman
Siram tanaman pada pagi hari. Selain itu, tambahkan penyiraman sore hanya saat cuaca panas dan media cepat kering. Sebagai patokan, tusukkan jari sedalam 2 cm ke media. Jika terasa kering, barulah kamu menyiram. Sebaliknya, air berlebih mendorong umbi membusuk. Karena itu, jaga media tetap lembap, bukan basah kuyup.
2. Pemupukan
Mula-mula, beri pupuk kandang atau kompos sebagai pupuk dasar saat tanam. Selanjutnya, pada fase vegetatif, tambahkan NPK seimbang setiap 3–4 minggu. Namun, ketika tanaman memasuki fase generatif, kurangi nitrogen karena unsur tersebut hanya memperbanyak daun dan menghambat pembentukan bunga. Sebagai gantinya, tingkatkan porsi fosfor dan kalium supaya tangkai bunga kuat dan kelopak mekar sempurna.
3. Pengendalian Hama dan Penyakit
Meskipun tergolong mudah dirawat, sedap malam tetap bisa terserang masalah tertentu. Oleh karena itu, kenali gejalanya sejak dini.
| Masalah | Gejala | Penanganan |
|---|---|---|
| Busuk umbi | Umbi lembek, tanaman layu | Perbaiki drainase, kurangi siram, buang umbi sakit |
| Thrips | Daun atau kelopak berbercak keperakan | Semprot insektisida nabati atau sabun cair encer |
| Ulat daun | Daun berlubang | Ambil ulat dengan tangan, lalu semprot pestisida organik |
| Bercak daun | Bintik cokelat pada daun | Pangkas daun terserang, lalu jaga sirkulasi udara |
Cara Memperbanyak Bunga Sedap Malam
Cara paling andal untuk memperbanyak sedap malam adalah memisahkan anakan umbi dari rumpun induk. Pertama, angkat rumpun setelah masa berbunga. Berikutnya, pisahkan umbi kecil yang sudah punya akar, lalu tanam di media baru. Dengan demikian, sifat varietas tetap sama dengan induknya. Sebaliknya, batang dan daun jarang berhasil tumbuh dari stek. Karena itu, kamu lebih aman memilih pemisahan umbi.
Panen dan Perawatan Bunga Potong
Untuk bunga potong, panen tangkai saat 2–3 pasang kuncup di bagian bawah mulai membuka. Selanjutnya, gunakan gunting bersih, potong miring, dan segera masukkan tangkai ke vas berisi air bersih. Di samping itu, ganti air setiap hari. Terakhir, buang kuncup yang layu supaya tangkai bertahan lebih lama.
Catatan Praktik: Jadwal Pengamatan yang Bisa Kamu Tiru
Selain mengikuti panduan, kamu bisa mencatat perkembangan tanamanmu setiap minggu. Dengan begitu, kamu menemukan pola perawatan yang cocok dengan iklim di halamanmu.
| Minggu | Yang Kamu Amati | Tindakan |
|---|---|---|
| 1–2 | Tunas muncul di permukaan tanah | Siram teratur, jaga media tetap lembap |
| 3–6 | Daun memanjang, rumpun menebal | Beri NPK seimbang, lalu cabut gulma |
| 7–10 | Tangkai bunga mulai naik | Kurangi nitrogen, lalu cek hama |
| 11–16 | Kuncup membesar lalu mekar | Panen bunga potong atau biarkan mekar di pot |
Kesalahan yang Sering Terjadi
Meskipun langkahnya sederhana, banyak pemula melakukan kesalahan berikut.
- Pertama, menanam umbi terlalu dalam, sehingga tunas lambat muncul.
- Kedua, menyiram berlebihan, akibatnya umbi busuk.
- Ketiga, menaruh tanaman di tempat terlalu teduh, sehingga bunga sedikit.
- Terakhir, memberi pupuk tinggi nitrogen saat fase berbunga, akibatnya daun subur tetapi bunga jarang.
Sekarang, siapkan umbi, pot, dan media tanam hari ini, kemudian catat perkembangan tanamanmu setiap minggu. Selain itu, bagikan artikel ke teman atau keluarga yang gemar berkebun. Terakhir, ceritakan hasil tanammu di kolom komentar, karena pengalamanmu bisa membantu pembaca lain memilih varietas dan teknik yang paling cocok.
Baca juga:
- Kopi Kerinci Jambi: Sejarah, Cita Rasa, dan Rahasia Kesuksesannya Menembus Mancanegara
- Cara Okulasi Rambutan untuk Pemula: Langkah demi Langkah agar 100% Berhasil
- Cara Menanam Lidah Mertua dengan Tunas dan Stek Daun
- Cara Menanam Tanaman Rosemary dari Stek Batang hingga Panen Daun
- Kopi Robusta: Karakteristik, Manfaat, Perbedaan dengan Arabika, dan Alasan Cocok untuk Minuman Kopi Susu
FAQ
1. Kapan waktu terbaik untuk menanam bunga sedap malam?
Awal musim hujan cocok karena kelembapan tanah terjaga. Namun, di daerah dengan hujan merata sepanjang tahun, kamu bisa menanam kapan saja selama drainase lancar.
2. Berapa lama bunga sedap malam berbunga setelah tanam?
Umbi yang sehat biasanya berbunga sekitar 3–4 bulan setelah tanam. Meskipun demikian, waktunya bergantung pada varietas, cahaya, dan pemupukan.
3. Apakah bunga sedap malam butuh sinar matahari langsung?
Ya. Tanaman berbunga lebih banyak bila mendapat sinar matahari langsung sekitar 6 jam sehari. Akan tetapi, kamu perlu menaungi tanaman saat cuaca sangat terik.
4. Berapa kali menyiram bunga sedap malam?
Siram sekali pada pagi hari, lalu tambahkan penyiraman sore saat cuaca panas. Sebelum menyiram, cek kelembapan media agar umbi tidak membusuk.
5. Bagaimana cara memperbanyak bunga sedap malam?
Pertama, pisahkan anakan umbi dari rumpun induk setelah masa berbunga. Kemudian, tanam di media baru yang gembur.
Referensi
- Rahayu, D., Marveldani, F., & Andini, S. N. (2018). Penggunaan Tiga Ukuran Umbi dan Zat Pengatur Tumbuh (Atonik) Pada Tanaman Sedap Malam (Polianthes tuberosa L.). Agriprima : Journal of Applied Agricultural Sciences, 2(2), 163–170. https://doi.org/10.25047/agriprima.v2i2.110
- Wijayanti, S., Kurnia, T. I. D., Ardiyansyah, F., As’ari, H., & Malis, E. (2024). Respon morfologis dan fisiologis bunga sedap malam (Polianthes tuberosa L.) dengan paparan retardant. Jurnal Biosense, 7(1), 94–103. https://doi.org/10.36526/biosense.v7i01.3834
- Aldiani, Z. M., Wicaksono, K. P., & Sitawati, S. (2018). PENGARUH VERNALISASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PEMBUNGAAN SEDAP MALAM (Polianthes tuberosa L.) PADA BERBAGAI KEDALAMAN TANAM. Produksi Tanaman, 5(9). https://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/536
- Firgiyanto, R., & Sa’adah, N. K. (2021). Aplikasi Komposisi Media Tanam dan Dosis Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan Tanaman Sedap Malam (Polianthes tuberosa L. CV. Roro Anteng). Jurnal Ilmiah Inovasi, 21(3), 157–164. https://doi.org/10.25047/jii.v21i3.2789
- Zainab, S., Baharuddin, B., Haryantini, B. A., Apzani, W., Arifin, Z., & Wardhana, A. W. (2024). Peningkatan mutu bunga dan produksi tanaman sedap malam (Polianthes tuberosa) dengan aplikasi fungi mikoriza arbuskular dan beberapa dosis pupuk nitrogen dan fosfor. Biofarm: Jurnal Ilmiah Pertanian, 20(1), 1–6. https://doi.org/10.31941/biofarm.v20i1.4248
di review oleh tim reviewers
Aqilla Putri Pasla, seorang pengamat lingkungan yang berfokus pada ekologi, lingkungan, konservasi, dan gaya hidup berkelanjutan melalui Konten yang berbasis fakta, tips praktis, serta wawasan edukatif untuk membantu memahami isu-isu lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.




