Efek Samping Bawang Hitam
Lifestyle

11 Efek Samping Bawang Hitam atau Black Garlic

Efek Samping Bawang HitamBlack garlic (Bawang hitam) memang sedang populer di kalangan pecinta kuliner dan kesehatan. Namun, seperti halnya makanan atau suplemen lainnya, konsumsi bawang hitam juga perlu diperhatikan agar tidak berlebihan. Meskipun bawang hitam dianggap aman untuk dikonsumsi setiap hari, tetapi jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, bawang hitam juga dapat menyebabkan beberapa efek samping yang perlu diwaspadai.

Efek Samping Bawang Hitam (Black Garlic)

Efek Samping Bawang Hitam

Berikut ini beberapa efek samping bawang hitam (Black Garlic) yang dirangkum dari situs nccih.nih.gov dan sumber lainnya.

1. Gangguan Pencernaan

Salah satu efek samping yang mungkin terjadi akibat konsumsi berlebihan bawang hitam adalah gangguan pencernaan. Terlalu banyak mengonsumsi bawang hitam dapat menyebabkan perut terasa mual, diare, dan meningkatkan kadar asam lambung.

2. Alergi

Mengonsumsi bawang hitam dalam jumlah yang berlebihan juga dapat menyebabkan gejala alergi, terutama bagi mereka yang memiliki alergi terhadap bawang putih. Gejala alergi yang mungkin terjadi antara lain iritasi usus, sariawan, sakit tenggorokan, kesulitan bernafas, mual, pilek, asma, atau masalah kulit seperti dermatitis.

3. Kontradiksi dengan Obat-Obatan Lain

Bawang hitam juga dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, seperti antikoagulan yang berfungsi sebagai pencegah penggumpalan darah. Risiko perdarahan dapat meningkat jika bawang hitam berinteraksi dengan obat-obatan ini. Selain itu, bawang hitam juga dapat memperburuk penyakit gastroesophageal reflux (GERD) karena dapat mengiritasi mukosa esofagus.

4. Efek Pengencer Darah

Bawang hitam memiliki sifat pengencer darah ringan, yang dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung namun juga berisiko bagi individu yang mengonsumsi obat antikoagulan atau sedang menjalani operasi.

5. Bau dan Rasa yang Kurang Sedap

Bawang hitam memiliki bau yang kuat dan khas yang mungkin tidak disukai oleh beberapa orang. Selain itu, bau dan rasa bawang hitam juga dapat meninggalkan kesan yang kurang sedap di mulut.

6. Interaksi Obat

Bawang hitam juga dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu seperti obat HIV/AIDS, obat yang dimetabolisme oleh hati, dan obat antiplatelet atau antikoagulan tertentu. Oleh karena itu, jika Anda sedang menjalani pengobatan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi bawang hitam.

7. Ketidaknyamanan Saat Hamil

Keamanan bawang hitam selama kehamilan dan menyusui masih belum diketahui dengan pasti. Oleh karena itu, sebaiknya hindari konsumsi berlebihan atau penggunaan bawang hitam selama periode ini.

8. Ketidaknyamanan Saluran Pencernaan

Beberapa orang mungkin mengalami masalah pencernaan seperti sakit perut, kembung, gas, atau diare saat mengonsumsi bawang hitam. Meskipun gejala-gejala ini biasanya ringan dan bersifat sementara, tetapi tetap perlu diwaspadai.

9. Nafas dan Bau Badan

Mengonsumsi bawang hitam juga dapat menyebabkan bau yang khas pada nafas dan tubuh. Meskipun ini adalah efek sementara, namun bisa mengganggu bagi beberapa orang.

10. Hipotensi (Tekanan Darah Rendah)

Beberapa khasiat bawang hitam mungkin memiliki efek penurunan tekanan darah ringan. Oleh karena itu, orang dengan tekanan darah rendah atau sedang menjalani pengobatan hipertensi sebaiknya menghindari konsumsi berlebihan bawang hitam.

11. Potensi Penghambatan Enzim Pencernaan:

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang hitam dapat menghambat enzim pencernaan tertentu. Meskipun hal ini mungkin bermanfaat bagi kondisi tertentu, namun individu dengan gangguan pencernaan atau kekurangan enzim harus menggunakan bawang hitam dengan hati-hati dan berkonsultasi dengan dokter.

Saat kamu mengalami efek samping setelah mengonsumsi bawang hitam, segera hentikan konsumsi dan konsultasikan dengan dokter atau profesional kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Semoga informasi tentang efek samping bawang hitam ini dapat bermanfaat ya, terimakasih.

Baca juga: