Perbedaan Jenis Sirih Gading: Mengenali Varietas Pothos dari Warna, Corak, dan Perawatannya

Perbedaan Jenis Sirih Gading

Perbedaan Jenis Sirih Gading

Perbedaan jenis sirih gading terlihat paling jelas pada warna daun, pola corak, bentuk, dan ukurannya. Sirih gading (Epipremnum aureum), yang kamu kenal juga sebagai pothos atau devil’s ivy, memiliki banyak varietas dengan karakter berbeda. Dengan mengetahui ciri kuncinya, kamu bisa mengenali setiap varietas dalam hitungan menit, baik di toko tanaman hias maupun di marketplace. Panduan berikut mengupas ciri, kebutuhan cahaya, dan tingkat kelangkaan tiap jenis supaya kamu memilih tanaman yang cocok dengan rumahmu.

Apa Itu Sirih Gading?

Sirih gading adalah tanaman hias merambat dari famili Araceae yang tumbuh menumpang pada tanaman lain tanpa merugikan inangnya (semi-epifit). Daunnya berbentuk hati, batangnya menjuntai atau memanjat, dan tanaman tersebut tumbuh baik di dalam maupun di luar ruangan. Pembudidaya dan kolektor menyukainya karena mudah distek, tahan banting, dan tampil menarik di pot gantung, planter box, maupun sebagai penutup tanah.

Cara Cepat Membedakan Jenis Sirih Gading

Kamu bisa memeriksa lima hal berikut untuk menebak varietasnya:

  1. Warna dasar daun: hijau pekat, hijau muda, atau kuning menyala.
  2. Corak: belang kuning, belang putih, bercak perak, atau polos.
  3. Ukuran dan bentuk daun: kecil dan ramping, atau besar dan bergelombang.
  4. Kebutuhan cahaya: varietas berdaun terang biasanya butuh cahaya lebih banyak.
  5. Tingkat kelangkaan: varietas langka biasanya berharga jauh lebih tinggi.

Tabel Perbandingan Jenis Sirih Gading

JenisCiri DaunKebutuhan CahayaTingkat PerawatanKelangkaan
Golden Pothos (kuning/emas)Hijau dengan belang kuning keemasanSedangSangat mudahUmum
Marble Queen (belang putih)Hijau muda dengan corak putih kremSedang hingga terangMudahUmum
NeonKuning cerah menyala, hampir polosSedang hingga terangMudahCukup umum
Jade Pothos (hijau)Hijau gelap polos, bentuk hatiRendah hingga sedangSangat mudahUmum
ManjulaPutih, krem, dan hijau dengan tepi bergelombangRendah hingga sedangMudahCukup langka
Cebu BlueHijau kebiruan, mengilap, lonjongSedangSedangCukup langka
Satin (silver)Hijau tua dengan bercak perakSedangSedangLangka

Penjelasan Tiap Jenis Sirih Gading

Sirih Gading Kuning (Golden Pothos)

Golden pothos adalah varietas paling populer dan paling mudah kamu temukan. Daunnya hijau dengan belang kuning keemasan yang tampak makin jelas di tempat terang. Kalau kamu baru mulai mengoleksi tanaman hias, varietas tersebut cocok jadi pilihan pertama.

Sirih Gading Belang Putih (Marble Queen)

Marble Queen punya daun hijau muda dengan corak putih krem yang rapat. Cahaya yang terlalu redup membuat corak putihnya memudar, jadi letakkan tanamannya di dekat jendela yang terang.

Sirih Gading Neon

Warna kuning menyala menjadi daya tarik utama Neon, sehingga tanaman tersebut cepat mencuri perhatian di sudut ruangan. Sinar matahari langsung yang terlalu keras membuat daunnya gosong, jadi berikan naungan tipis.

Sirih Gading Hijau (Jade Pothos)

Daun hijau gelap tanpa corak membuat Jade Pothos tampil bersih dan tenang. Varietas tersebut paling toleran terhadap cahaya rendah, sehingga kamu bisa menaruhnya di ruang kerja atau kamar dengan pencahayaan terbatas.

Sirih Gading Manjula

Manjula memiliki daun lebar dengan gradasi putih, krem, dan hijau serta tepi yang sedikit bergelombang. Kolektor menganggapnya lebih eksklusif daripada Marble Queen, dan harganya ikut lebih tinggi.

Sirih Gading Cebu Blue

Cebu Blue menampilkan daun hijau kebiruan yang mengilap. Secara botani, tanaman tersebut berasal dari spesies berbeda (Epipremnum pinnatum), tetapi penjual dan kolektor tetap memasukkannya ke kelompok sirih gading.

Sirih Gading Satin (Silver)

Bercak perak di atas daun hijau tua memberi kesan mewah pada Satin. Ahli botani menggolongkannya ke genus Scindapsus, kerabat dekat pothos, dan pasar tetap menjualnya sebagai sirih gading silver. Karena tergolong langka, harganya lebih tinggi.

Catatan tentang Nama yang Sering Tertukar

Sebagian penjual menyebut Brazil sebagai sirih gading, padahal botaninya termasuk Philodendron hederaceum. Kamu juga akan menemukan istilah “sirih gading ungu” di beberapa artikel dan lapak. Belum ada kultivar Epipremnum aureum berwarna ungu yang terdokumentasi luas, jadi periksa nama latin dan foto asli sebelum membeli.

Perawatan Dasar yang Berlaku untuk Semua Jenis

  • Siram tanaman secara rutin di pagi hari dan biarkan permukaan media mengering sebelum kamu menyiram lagi.
  • Beri pupuk NPK atau kompos secara berkala, misalnya tiga bulan sekali.
  • Pangkas ujung sulur supaya tanaman tumbuh rimbun.
  • Petik daun kuning dan gulma agar penyakit tidak menyebar.
  • Jaga suhu sekitar 18 hingga 30 derajat Celsius dengan cahaya terang tanpa terik langsung.
  • Bersihkan kutu putih dan kutu sisik dengan lap beralkohol atau semprotan minyak hortikultura.

Mitos Sial dan Keamanan untuk Hewan Peliharaan

Sebagian orang percaya sirih gading membawa sial dan menyarankan penanaman di luar rumah. Tidak ada bukti ilmiah untuk klaim tersebut, jadi kamu boleh memutuskannya sesuai keyakinanmu. Yang lebih penting, getah sirih gading dapat mengiritasi mulut kucing dan anjing, sehingga kamu sebaiknya menempatkan pot gantung di tempat yang tidak terjangkau hewan peliharaan.

Kamu sudah tahu cara membedakan jenis sirih gading dari warna, corak, dan kebutuhan cahayanya. Bagikan panduan tersebut ke temanmu yang sedang menata koleksi tanaman hias. Satu helai daun hijau di sudut ruangan sering kali cukup untuk mengubah suasana rumah.

Baca juga:

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Apa perbedaan utama jenis sirih gading?

Perbedaan utamanya ada pada warna daun dan pola corak, yaitu belang kuning, belang putih, kuning neon, hijau polos, atau bercak perak. Ukuran daun dan kebutuhan cahaya ikut berbeda antarvarietas.

2. Apa jenis sirih gading yang paling mudah dirawat?

Jade Pothos dan golden pothos paling mudah dirawat. Keduanya toleran terhadap cahaya rendah, jarang terserang hama, dan cepat berakar saat distek.

3. Mengapa corak putih sirih gading memudar?

Cahaya yang kurang biasanya menjadi penyebabnya. Tanaman berbelang membutuhkan cahaya terang tidak langsung supaya coraknya tetap tegas. Pindahkan tanamanmu ke dekat jendela, lalu amati perubahannya dalam beberapa minggu.

4. Apakah sirih gading silver termasuk sirih gading sungguhan?

Sirih gading silver umumnya adalah Scindapsus pictus (Satin Pothos), kerabat dekat pothos dari genus berbeda. Pasar tanaman hias tetap menjualnya sebagai sirih gading karena bentuk dan cara rawatnya mirip.

5. Bagaimana cara memperbanyak sirih gading?

Potong batang di bawah ruas yang bermata tunas, lalu tanam stek di air atau media tanah campur sekam. Stek bagian pucuk menghasilkan pertumbuhan paling maksimal. Akar biasanya muncul dalam dua hingga tiga minggu.

Scroll to Top