Gunung Masurai
Sumatera

Puncak Gunung Masurai Salah Satu Keindahan di Provinsi Jambi

Gunung Masurai berada di wilayah administratif yang mencakup tiga kecamatan di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, yaitu Kecamatan Lembah Masurai, Kecamatan Jangkat, dan Kecamatan Sungai Tenang. Secara tujuan, gunung ini merupakan bagian dari kawasan Hutan Konservasi, yang secara spesifik terletak dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat. Gunung Masurai mempunyai tiga puncak, Puncak Satu, Puncak Utama, dan Puncak Lancip.

Gunung Masurai

Berikut beberapa informasi terkait Gunung Masurai.

Jalur Pendakian Gunung Masurai

Gunung Masurai

Titik awal pendakian yang biasanya digunakan para pendaki adalah Desa Sungai Lalang, yang terletak di Kecamatan Lembah Masurai. Perjalanan menuju Desa Sungai Lalang bisa sedikit berliku. Dari Jambi, perlu menempuh sekitar 6 jam menuju Kota Bangko sebelum melanjutkan ke desa tersebut. Namun, jarak yang ditempuh akan terbayar dengan keindahan alam yang tak ternilai.

Sesampainya di Desa Sungai Lalang, Anda akan menemukan satu basecamp yang sering digunakan oleh para pendaki. Di basecamp tersebut, dapat istirahat sejenak dan mempersiapkan perbekalan, termasuk logistik konsumsi, sebelum memulai pendakian. Basecamp ini adalah tempat yang nyaman untuk berkoordinasi dengan sesama pendaki dan merencanakan petualangan mendebarkan.

Perjalanan dari basecamp ke Pintu Rimba menghabiskan waktu sekitar satu jam berjalan kaki melalui kebun milik penduduk dan sungai kecil yang mengalir. Pemandangan indah Gunung Sumbing dan Gunung Hulunilo menambah keunikan perjalanan. Pintu Rimba, gerbang masuk Taman Nasional Kerinci Seblat di Gunung Masurai, terletak pada ketinggian 1618 mdpl. Perjalanan melalui hutan lebat berlanjut hingga mencapai Shelter 1 (1815 mdpl) yang menjadi tempat perkemahan pertama dengan sumber air.

Perjalanan menuju Puncak Satu (2713 mdpl) memperlihatkan hutan yang indah, dihiasi lumut pada pohon-pohon besar. Dari Puncak Satu, terlihat pemandangan Gunung Sumbing, Gunung Hulunilo, dan Danau Kumbang. Danau Kumbang, seluas 2 hektar, menawarkan tempat perkemahan yang tenang. Perjalanan selanjutnya ke Puncak Utama memerlukan waktu sekitar 2 jam melalui hutan berlumut. Shelter 2 (2620 mdpl) adalah tempat terakhir dengan akses air sebelum mencapai Puncak Utama (2713 mdpl), yang menawarkan pemandangan hijau yang menakjubkan.

Baca juga: Hesti’s Garden: Pesona Taman Bunga di Kabupaten Merangin

Jam Operasional

Gunung Masurai ini terbuka 24 jam, sehingga para pendaki dapat mengaksesnya kapan pun yang mereka inginkan.

Harga Tiket Masuk

Hingga saat ini, informasi mengenai tarif masuk ke Gunung Masurai masih belum dapat dipastikan.

Baca juga: Wisata Jogja: 21 Destinasi Yang Hits dan Instagramable

Daya Tarik Gunung Masurai

Gunung Masurai
Sumber Gambar: Instagram Explore Merangin

Gunung Masurai, tak seperti saudaranya yang lebih terkenal, Gunung Kerinci, dengan ketinggian mencapai 2.935 meter di atas permukaan laut (mdpl). Saat mencapai puncaknya, hamparan alam yang masih asri dan terjaga kelestariannya akan memanjakan mata dan jiwa.

Keindahan Gunung Masurai tidak hanya terletak pada puncaknya. Sebagai gunung berapi tak aktif, dengan letusan terakhirnya terjadi sekitar 33.000 tahun yang lalu, Gunung Masurai memiliki banyak cerita geologi menarik untuk diceritakan. Sebutan “the sleeping mountain” menggambarkan dengan sempurna karakteristik gunung ini, akan menemukan kaldera besar yang memukau dan keunikan geologis lainnya saat menjelajahi gunung ini.

Namun, apa yang membuat Gunung tersebut semakin menarik adalah keberadaan beberapa danau eksotis yang di dalamnya. Danau Kumbang dan Danau Mabuk adalah dua permata yang memperkaya pesona alam Gunung Masurai.

Di sebelah gunung ini, terdapat beragam sumber mata air yang dikenal luas oleh masyarakat sebagai Mata Air Batang Tembesi. Mata air ini berasal dari sisi utara gunung dan menjadi penyuplai utama air bagi desa-desa yang berlokasi di sekitar kaki gunung, termasuk desa-desa di Kecamatan Sungai Tenang. Sumber-sumber air ini vital bagi kehidupan komunitas setempat.

Batang Tembesi adalah salah satu sungai utama yang menyumbang airnya ke sungai utama di Provinsi Jambi, dengan kata lain, sungai ini adalah bagian dari Sub DAS Batanghari. Selain itu, di sebelah selatan gunung ini, terdapat beberapa sumber mata air lainnya.

Keindahan alam yang masih terjaga di Gunung merupakan hasil dari upaya pelestarian alam yang gigih oleh masyarakat setempat. Tetapi, gunung ini juga menghadirkan tantangan tersendiri dengan jalur pendakian yang sulit. Namun, tantangan ini adalah bagian dari daya tariknya.

Jangan ragu untuk menjadwalkan perjalanan ke Gunung Masurai. Anda akan dibalas dengan pengalaman yang akan mengubah cara melihat keajaiban alam Indonesia di pulau Sumatera, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Referensi

  1. https://meranginkab.go.id/wisata/gunung-masurai
  2. https://mapalasiginjai.unja.ac.id/gunung-masurai-keindahan-yang-tersembunyi/