Manfaat Kencur untuk Ibu Hamil
Lifestyle

Inilah 7 Manfaat Kencur untuk Ibu Hamil

Manfaat Kencur untuk Ibu HamilKencur atau Kaempferia galanga adalah herbal yang dikenal dalam dunia kuliner dan pengobatan tradisional. Bagi ibu hamil yang mencari cara alami untuk menjaga kesehatan, kencur dapat menjadi pilihan yang bermanfaat.

Manfaat Kencur untuk Ibu Hamil

Berikut beberapa manfaat kencur untuk ibu hamil:

1. Meredakan Mual dan Muntah

Mual dan muntah, terutama pada trimester pertama kehamilan, dapat memperburuk kondisi psikis ibu hamil. Ekstrak kencur memiliki efek antiemetik yang membantu meredakan mual dan muntah, sehingga meningkatkan mood dan membuat ibu hamil merasa lebih nyaman.

2. Menenangkan Kondisi Psikis

Ibu hamil sering mengalami perubahan emosi yang tidak stabil akibat perubahan hormon dan kondisi tubuh. Ekstrak kencur bisa membantu menenangkan kondisi psikis yang tidak stabil, mengurangi stres, gelisah, dan depresi.

3. Meningkatkan Kualitas Tidur

Kurang tidur dapat memperburuk stres dan kecemasan. Ekstrak kencur memiliki efek sedatif ringan yang membantu meningkatkan kualitas tidur ibu hamil. Tidur yang nyenyak membantu tubuh dan pikiran ibu hamil lebih rileks, sehingga dapat membantu menstabilkan emosi.

4. Meningkatkan Nafsu Makan

Mual dan muntah selama kehamilan dapat mengurangi nafsu makan, berisiko menyebabkan kekurangan gizi. Jamu beras kencur, yang terdiri dari campuran beras, kencur, asam jawa, dan gula, dapat membantu meningkatkan nafsu makan ibu hamil, memastikan kebutuhan gizi terpenuhi.

5. Mengatasi Sakit Tenggorokan dan Batuk

Kencur telah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan. Bagi ibu hamil yang harus berhati-hati dengan obat-obatan komersial, kencur adalah alternatif alami tanpa efek samping yang merugikan janin.

6. Meredakan Nyeri dan Bengkak

Nyeri dan bengkak di kaki, pinggang, dan bagian tubuh lainnya sering dialami oleh ibu hamil. Beras kencur dapat membantu meredakan rasa nyeri, pegal, dan bengkak. Kencur juga efektif untuk mengatasi sakit kepala dan sakit perut.

7. Mencegah Hipertensi atau Preeklampsia

Kencur dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi (hipertensi) yang bisa berujung pada preeklampsia, komplikasi serius pada kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan kerusakan organ.

Cara Mengonsumsi Kencur

Kencur dapat dikonsumsi secara langsung setelah dicuci bersih atau diolah menjadi jamu beras kencur. Minuman ini selain mengandung kencur, juga bisa ditambahkan dengan bahan lain seperti beras putih, kunyit, jahe, asam jawa, gula jawa, madu, dan lemon.

Penting untuk diingat:

  • Dosis yang dianjurkan adalah 1-2 gram per hari, yang dapat dikonsumsi dalam bentuk jamu, teh, atau dicampur dengan makanan.
  • Hindari konsumsi berlebihan, karena dapat menyebabkan efek samping seperti diare dan sakit perut.

Walaupun kencur umumnya aman dikonsumsi selama kehamilan, selalu disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai konsumsi rutin, terutama jika ingin mengonsumsi dalam bentuk jamu. Setiap ibu hamil memiliki kondisi yang berbeda-beda, dan konsultasi dengan dokter dapat memastikan bahwa konsumsi kencur aman bagi kesehatan ibu dan janin.

Selain mengonsumsi ekstrak kencur, ibu hamil juga dapat melakukan beberapa hal lain untuk menjaga kesehatan, seperti:

  • Melakukan olahraga ringan secara teratur
  • Menghabiskan waktu bersama orang-orang tercinta
  • Melakukan teknik relaksasi seperti yoga atau meditasi
  • Mendengarkan musik yang menenangkan
  • Membaca buku atau menonton film yang menyenangkan

Dengan mengonsumsi kencur secara tepat dan dalam dosis yang aman, ibu hamil dapat merasakan manfaat kesehatannya tanpa khawatir akan efek samping yang merugikan. Semoga informasi ini dapat berguna ya bumil, terimakasih sudah membaca artikel Bams.

Baca juga:

Referensi

  1. Wang, S. Y., Zhao, H., Xu, H. T., Han, X. D., Wu, Y. S., Xu, F. F., … & Liu, B. (2021). Kaempferia galanga L.: Progresses in phytochemistry, pharmacology, toxicology and ethnomedicinal uses. Frontiers in Pharmacology12, 675350.
  2. Fitriani, D. A., dkk. (2020). Potensi Kencur (Kaempferia galanga L.) sebagai Antioksidan dan Imunomodulator pada Ibu Hamil dengan Anemia. Jurnal Gizi dan Pangan, 15(2), 237-244.
  3. Srivastava, N., Singh, S., Gupta, A. C., Shanker, K., Bawankule, D. U., & Luqman, S. (2019). Aromatic ginger (Kaempferia galanga L.) extracts with ameliorative and protective potential as a functional food, beyond its flavor and nutritional benefits. Toxicology reports6, 521-528.
  4. Sari, I. P., dkk. (2019). Efektivitas Pemberian Kencur (Kaempferia galanga L.) terhadap Mual dan Muntah pada Ibu Hamil Trimester Pertama. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Indonesia, 5(2), 117-122.
  5. Agustina, R., dkk. (2018). Efektivitas Jamu Kencur terhadap Nyeri Haid pada Remaja Putri. Jurnal Ners Peduli, 13(2), 115-120.
  6. Purwanti, U., dkk. (2017). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Rimpang Kencur (Kaempferia galanga L.) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi, 10(1), 43-48.
  7. Eviyanti, F., dkk. (2016). Efektivitas Pemberian Kencur (Kaempferia galanga L.) terhadap Gejala Morning Sickness pada Ibu Hamil Trimester Pertama. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Indonesia, 2(1), 34-39.