Cara Mengolah Daun Kelor
Lifestyle

3 Cara Mengolah Daun Kelor

Cara Mengolah Daun Kelor – Daun kelor (Moringa Oleifera) telah lama dikenal sebagai obat herbal yang sangat baik. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di banyak negara lain, Moringa Oleifera dihargai karena khasiatnya dalam menjaga kesehatan. Kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral, Moringa Oleifera memiliki potensi besar untuk membantu mencegah berbagai penyakit dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Daun kelor mengandung berbagai nutrisi penting, termasuk vitamin A, B, C, dan E, zat besi, magnesium, kalsium, dan protein nabati. Antioksidan yang terkandung dalam Moringa Oleifera, seperti beta karoten, quercetin, dan chlorogenic acid, membantu melawan radikal bebas dan mencegah stres oksidatif yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis.

Cara Mengolah Daun Kelor

Kini, Moringa Oleifera semakin populer di masyarakat dan banyak produk Moringa Oleifera yang dijual bebas, mulai dari suplemen, teh, hingga makanan. Anda juga dapat mengolah Moringa Oleifera sendiri di rumah untuk mendapatkan manfaatnya. Berikut adalah beberapa cara mengolah daun kelor yang dapat Anda coba:

1. Tumis Daun Kelor

Bahan:

  • Daun kelor
  • Cabai rawit merah
  • Bawang putih
  • Saus tiram
  • Gula dan garam secukupnya

Cara membuat:

  1. Tumis dengan mentega, cabai merah, dan bawang putih.
  2. Setelah itu, masukkan daun kelor yang sudah diiris-iris.
  3. Tumis dan tambahkan saus tiram secukupnya.

2. Teh Daun Kelor

Bahan:

  • Daun kelor segar
  • Madu
  • Air

Cara membuat:

  1. Petik daun kelor yang masih segar dan muda.
  2. Rendam kelor di dalam air bersih untuk membersihkan kotoran-kotoran yang menempel.
  3. Keringkan kelor setelah dicuci. Jangan letakkan di bawah sinar matahari langsung.
  4. Jika daun kelor sudah kering, tumbuk atau blender hingga menjadi bubuk halus.
  5. Simpan kelor yang sudah menjadi bubuk di dalam wadah khusus. Simpan di tempat yang sejuk.
  6. Ambil 1 atau 2 sendok makan daun kelor bubuk, lalu seduh dengan air panas. Tambahkan madu jika menginginkan rasa yang lebih manis.

3. Air Rebusan Daun Kelor

Bahan:

  • Daun kelor segar
  • Air

Cara membuat:

  1. Petik daun kelor segar yang masih muda. Rendam dan cuci dengan air hingga bersih.
  2. Jemur kelor hingga kering.
  3. Simpan kelor yang sudah kering sempurna di wadah tertutup.
  4. Untuk mengonsumsinya, siapkan panci rebus satu liter air hingga mendidih.
  5. Masukkan dua sendok kelor kering ke dalam panci.
  6. Rebus daun kelor selama kurang lebih 5 menit.
  7. Saring teh kelor untuk memisahkan serpihan daun.
  8. Air rebusan kelor siap diminum.

Moringa Oleifera juga bisa langsung disantap dalam keadaan mentah sebagai lalapan. Anda juga bisa merebus Moringa Oleifera segar sebagai alternatif lalapan. Namun, pastikan untuk tidak mengonsumsi Moringa Oleifera mentah yang sudah lebih dari 4 jam dipetik, karena Moringa Oleifera mudah mengalami proses fermentasi dan akan cepat layu serta menguning, sehingga kandungan nutrisinya akan berkurang.

Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan

Daun Kelor

Berikut beberapa manfaat daun kelor untuk kesehatan yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Hasil penelitian menunjukan bahwa Moringa Oleifera mengandung kalsium dan fosfor yang penting untuk kesehatan tulang. Kandungan ini dapat membantu menjaga kepadatan tulang dan mencegah risiko osteoporosis.

2. Menjaga Kesehatan Kulit

Moringa Oleifera juga memiliki manfaat untuk kesehatan kulit. Kandungan antioksidan dalam Moringa Oleifera dapat membantu mencegah penuaan dini dan mengobati jerawat, sehingga membuat kulit tampak lebih sehat dan bercahaya.

3. Menurunkan Kadar Gula Darah

Salah satu manfaat utama dari Moringa Oleifera adalah kemampuannya untuk menurunkan kadar gula darah. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi bubuk Moringa Oleifera secara teratur dapat membantu menurunkan kadar gula darah puasa secara signifikan. Hal ini dikarenakan Moringa Oleifera mengandung senyawa-senyawa aktif yang dapat meningkatkan efektivitas hormon insulin dalam mengontrol gula darah.

4. Mencegah Penuaan Dini

Hasil studi membuktikan, antioksidan dalam Moringa Oleifera dapat membantu melawan kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas, sehingga membantu mencegah penuaan dini dan menjaga kulit tetap sehat dan awet muda.

5. Mengurangi Peradangan dalam Tubuh

Peradangan adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Namun, jika peradangan berlangsung dalam jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Moringa Oleifera mengandung senyawa isothiocyanate yang memiliki sifat anti-inflamasi, sehingga dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

6. Menjaga Kesehatan Mata

Kandungan antioksidan dan betakaroten dalam Moringa Oleifera sangat baik untuk kesehatan mata. Moringa Oleifera dapat membantu menjaga kesehatan mata dan mencegah berbagai masalah mata yang disebabkan oleh radikal bebas.

7. Menangkal Radikal Bebas

Radikal bebas adalah molekul-molekul yang dapat merusak sel-sel dalam tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit kronis. Moringa Oleifera mengandung antioksidan tinggi, seperti vitamin C, beta karoten, quercetin, dan chlorogenic acid, yang dapat melawan radikal bebas dan mencegah stres oksidatif.

8. Meningkatkan Daya Ingat

Studi yang terpublikasi mengungkapkan bahwa kandungan antioksidan dan zat kimia dalam Moringa Oleifera dapat meningkatkan daya ingat dan fungsi kognitif. Hal ini dapat membantu meningkatkan kinerja otak dan memori.

9. Menurunkan Kadar Kolesterol Darah

Kolesterol tinggi adalah faktor risiko utama untuk penyakit jantung. Studi menunjukkan bahwa Moringa Oleifera dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah, terutama kolesterol LDL (kolesterol jahat), yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

10. Mengurangi Gejala Menopause

Menopause dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk risiko osteoporosis. Moringa Oleifera mengandung nutrisi penting yang dapat membantu mengurangi gejala menopause dan menjaga kesehatan tulang.

11. Mendukung Kesehatan Otak

Kandungan antioksidan dalam Moringa Oleifera dapat melawan oksidasi yang dapat merusak sel-sel otak. Selain itu, Moringa Oleifera juga telah diuji sebagai pengobatan potensial untuk penyakit Alzheimer, dengan hasil yang menggembirakan.

12. Meningkatkan Produksi ASI

Bagi ibu menyusui, Moringa Oleifera dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Studi menunjukkan bahwa konsumsi Moringa Oleifera dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui, sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan bayi.

13. Mencegah Kanker

Moringa Oleifera mengandung senyawa-senyawa aktif yang telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dalam beberapa studi. Meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan, manfaat potensial dari Moringa Oleifera dalam mencegah kanker sangat menjanjikan.

Demikianlah informasi tentang manfaat dan cara mengolah daun kelor untuk kesehatan, semoga dapat berguna.

Baca juga:

Referensi

  1. Mthiyane, F. T., Dludla, P. V., Ziqubu, K., Mthembu, S. X., Muvhulawa, N., Hlengwa, N., … & Mazibuko-Mbeje, S. E. (2022). A review on the antidiabetic properties of Moringa oleifera extracts: focusing on oxidative stress and inflammation as main therapeutic targets. Frontiers in Pharmacology13, 940572.
  2. Wang, F., Bao, Y., Zhang, C., Zhan, L., Khan, W., Siddiqua, S., … & Xiao, J. (2022). Bioactive components and anti-diabetic properties of Moringa oleifera Lam. Critical Reviews in Food Science and Nutrition62(14), 3873-3897.
  3. González-Burgos, E., Ureña-Vacas, I., Sánchez, M., & Gómez-Serranillos, M. P. (2021). Nutritional value of Moringa Oleifera Lam. leaf powder extracts and their neuroprotective effects via antioxidative and mitochondrial regulation. Nutrients13(7), 2203.
  4. Fungtammasan, S., & Phupong, V. (2021). The effect of Moringa oleifera capsule in increasing breastmilk volume in early postpartum patients: A double-blind, randomized controlled trial. PLoS One16(4), e0248950.
  5. Ghimire, S., Subedi, L., Acharya, N., & Gaire, B. P. (2021). Moringa oleifera: A tree of life as a promising medicinal plant for neurodegenerative diseases. Journal of Agricultural and Food Chemistry69(48), 14358-14371.
  6. Watanabe, S., Okoshi, H., Yamabe, S., & Shimada, M. (2021). Moringa oleifera Lam. in diabetes mellitus: A systematic review and meta-analysis. Molecules26(12), 3513.
  7. Hadju, V., Dassir, M., Sadapotto, A., Putranto, A., Marks, G., & Arundhana, A. I. (2020). Effects of Moringa Oleifera Leaves and Honey Supplementation during Pregnancy on Mothers and Newborns: A Review of the Current Evidence. Open Access Maced J Med Sci. 2020 Sep 20; 8 (F): 208-214.
  8. Nova, E., Redondo-Useros, N., Martínez-García, R. M., Gómez-Martínez, S., Díaz-Prieto, L. E., & Marcos, A. (2020). Potential of Moringa oleifera to improve glucose control for the prevention of diabetes and related metabolic alterations: a systematic review of animal and human studies. Nutrients12(7), 2050.