Khasiat Kulit Manggis Direbus untuk 6 Penyakit Ini + Cara Membuat Ramuan yang Tepat

Khasiat Kulit Manggis Direbus

Khasiat Kulit Manggis Direbus

Khasiat kulit manggis direbus telah dikenal dalam pengobatan tradisional Nusantara sejak zaman dahulu. Air rebusan kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) menyimpan potensi luar biasa untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan, mulai dari masalah pencernaan hingga peradangan. Oleh karena itu, yuk, kenali lebih dalam apa saja manfaat yang bisa kamu peroleh dari ramuan sederhana ini.

Kandungan Bioaktif di Balik Khasiat Rebusan Kulit Manggis

Lalu, apa yang membuat kulit manggis begitu istimewa? Jawabannya terletak pada senyawa bioaktif yang dikandungnya. Penelitian menunjukkan bahwa kulit manggis mengandung senyawa xanthone, yaitu polifenol dengan aktivitas farmakologi tinggi. Menariknya, jumlah xanthone pada kulit buah ternyata 27 kali lebih banyak dibandingkan pada daging buahnya. Tidak heran jika banyak pakar menyebut kulit manggis sebagai bagian paling berharga dari buah tropis ini.

Lebih lanjut, senyawa turunan xanthone yang dominan meliputi alpha-mangostin dan gamma-mangostin, bersama dengan senyawa pendukung seperti flavonoid, tanin, antosianin, dan epicatechin. Kombinasi inilah yang menjadikan khasiat kulit manggis direbus begitu beragam bagi kesehatan.

Ragam Khasiat Air Rebusan Kulit Manggis

1. Mengatasi Gangguan Pencernaan

Pertama-tama, salah satu khasiat kulit manggis direbus yang paling klasik adalah mengatasi diare dan disentri. Praktik pengobatan tradisional di Indonesia dan berbagai negara Asia telah memanfaatkan ramuan ini selama berabad-abad. Hal ini disebabkan oleh kandungan tanin dalam kulit manggis yang memiliki efek astringen, sehingga mampu mengencangkan jaringan usus dan mengurangi sekresi cairan berlebih. Di samping itu, studi ilmiah juga membuktikan bahwa rebusan kulit manggis efektif menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi, penyebab disentri.

Untuk mengatasi disentri, kamu bisa merebus kulit manggis yang sudah kamu cuci bersih dengan 5 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Setelah itu, minumlah ramuan ini dua kali sehari, masing-masing tiga per empat gelas.

2. Meredakan Peradangan dan Nyeri Sendi

Selanjutnya, khasiat kulit manggis direbus juga mencakup kemampuan antiinflamasi yang mumpuni. Kandungan xanthone dalam kulit manggis bersifat antiradang alami yang dapat membantu meredakan peradangan pada sendi, radang tenggorokan, hingga peradangan gusi. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa berkumur dengan air rebusan kulit manggis efektif menurunkan peradangan gusi (gingivitis) pada remaja usia 15–24 tahun. Dengan demikian, ramuan ini bisa menjadi alternatif alami untuk keluhan nyeri dan bengkak.

3. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah

Tidak hanya itu, bagi penderita diabetes, khasiat kulit manggis direbus menawarkan harapan sebagai terapi pendukung. Senyawa bioaktif dalam kulit manggis memiliki potensi untuk membantu mengontrol kadar gula darah. Meskipun peneliti masih perlu melakukan studi lebih lanjut, khasiat ini telah menjadi perhatian dalam dunia pengobatan herbal, terutama karena sifat antioksidannya yang kuat.

4. Melawan Infeksi Bakteri

Selain ketiga manfaat di atas, air rebusan kulit manggis memiliki aktivitas antibakteri yang terbukti secara ilmiah. Sebagai contoh, penelitian menunjukkan bahwa rebusan kulit manggis mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus (bakteri penyebab infeksi kulit dan keracunan makanan) dan Salmonella typhi. Bahkan, semakin tinggi konsentrasi rebusan yang kamu gunakan, semakin besar pula daya hambatnya terhadap bakteri-bakteri berbahaya tersebut.

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Kemudian, khasiat kulit manggis direbus lainnya adalah kemampuannya menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Studi pada hewan menunjukkan efek positif ekstrak kulit manggis terhadap profil lipid darah. Akibatnya, konsumsi rutin ramuan ini berkontribusi pada pencegahan penyakit kardiovaskular.

6. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Terakhir, dengan kandungan antioksidan super yang tinggi, air rebusan kulit manggis dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Xanthone memiliki kemampuan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Oleh karena itu, tubuh menjadi lebih kuat melawan berbagai penyakit.

Cara Tepat Menyiapkan Air Rebusan Kulit Manggis

Untuk mendapatkan khasiat kulit manggis direbus secara maksimal, cara pengolahan yang benar sangatlah penting. Ikuti langkah-langkah berikut:

Persiapan Kulit Manggis Kering

  1. Pertama, pilihlah kulit manggis yang masih bagus, jangan ambil yang busuk atau berjamur.
  2. Kedua, cuci bersih kulit tersebut di bawah air mengalir untuk menghilangkan sisa daging buah dan kotoran.
  3. Ketiga, potong kecil-kecil agar proses pengeringan berjalan lebih merata.
  4. Keempat, jemur potongan kulit di bawah sinar matahari langsung selama 2–3 hari hingga benar-benar kering, atau kamu bisa menggunakan oven dengan suhu rendah.
  5. Terakhir, simpan kulit kering dalam wadah kedap udara di tempat yang kering agar tahan lama.

Proses Perebusan

  1. Ambil segenggam kecil kulit manggis kering.
  2. Lalu, rebuslah dengan 2–3 gelas air hingga air menyusut menjadi sekitar 1–2 gelas.
  3. Tanda air rebusan siap adalah perubahan warna menjadi cokelat kemerahan, mirip teh.
  4. Setelah itu, saring dan tambahkan madu untuk mengurangi rasa pahit.

Dengan demikian, kulit manggis kering hasil olahanmu bisa menjadi stok minuman herbal yang praktis. Kapan pun kamu ingin menikmati manfaatnya, tinggal rebus saja sesuai kebutuhan.

Perhatian dalam Mengonsumsi Rebusan Kulit Manggis

Meskipun khasiat kulit manggis direbus sangat melimpah, kamu perlu bijak dalam mengonsumsinya. Jangan jadikan pengobatan herbal ini sebagai terapi tunggal tanpa berkonsultasi dengan tenaga medis, terutama untuk kondisi penyakit kronis seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung. Oleh sebab itu, pastikan kebersihan bahan yang kamu gunakan dan perhatikan dosis konsumsi agar aman bagi tubuhmu.

Penting juga untuk kamu ingat bahwa meskipun produk ini telah masuk dalam Formularium Obat Herbal Asli Indonesia, penggunaan kulit manggis untuk terapi pendamping kanker atau HIV/AIDS harus selalu di bawah pengawasan medis.

Sekarang kamu sudah tahu bahwa khasiat kulit manggis direbus begitu beragam dan sayang untuk dilewatkan. Mulai dari mengatasi gangguan pencernaan, meredakan peradangan, hingga menjaga kesehatan jantung—semuanya tersimpan dalam ramuan sederhana yang bisa kamu buat sendiri di rumah. Sudah siap mencoba? Bagikan pengalamanmu mengolah kulit manggis menjadi minuman sehat, agar lebih banyak orang tahu bahwa limbah buah ini sebenarnya menyimpan harta karun kesehatan yang tak ternilai. Karena terkadang, kebaikan terbesar justru tersembunyi di balik lapisan yang paling sering kita abaikan.

Baca juga:

FAQ

1. Apa saja khasiat kulit manggis direbus untuk kesehatan?

Air rebusan kulit manggis memiliki beragam khasiat, antara lain mengatasi diare dan disentri, meredakan peradangan dan nyeri sendi, membantu mengontrol kadar gula darah, melawan infeksi bakteri, menjaga kesehatan jantung, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh berkat kandungan antioksidan xanthone yang tinggi.

2. Bagaimana cara membuat air rebusan kulit manggis yang benar?

Cuci bersih kulit manggis, potong kecil-kecil, kukus selama 3-5 menit untuk mengurangi getah, lalu keringkan. Untuk merebus, ambil segenggam kulit kering, rebus dengan 2-3 gelas air hingga tersisa 1-2 gelas, saring, dan tambahkan madu untuk mengurangi rasa pahit.

3. Apakah aman mengonsumsi air rebusan kulit manggis setiap hari?

Konsumsi air rebusan kulit manggis secara rutin relatif aman, namun kamu tetap perlu memperhatikan kebersihan bahan dan dosis yang digunakan. Untuk kondisi medis tertentu, sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu karena penelitian pada manusia masih terbatas.

4. Berapa lama kulit manggis kering bisa disimpan?

Kulit manggis yang sudah kamu keringkan dengan benar dan simpan dalam wadah kedap udara di tempat yang kering dapat bertahan hingga berminggu-minggu.

5. Apakah air rebusan kulit manggis bisa mengobati diabetes?

Kandungan senyawa bioaktif dalam kulit manggis memiliki potensi untuk membantu mengontrol kadar gula darah, namun bukan merupakan pengobatan utama. Kamu tetap harus berkonsultasi dengan tenaga medis jika ingin menggunakannya sebagai terapi pendukung diabetes.

Referensi

  1. Cao, P., Wang, Y., & Xi, M. (2026). Integrative analysis and in vitro assessment of the effects of α-mangostin on high-glucose-induced inflammatory and oxidative stress responses in RAW264.7 macrophages. BMC Complementary Medicine and Therapies. https://doi.org/10.1186/s12906-026-05463-7 
  2. Li, D., Liu, Q., Sun, W., Chen, X., Wang, Y., Sun, Y., & Lin, L. (2018). 1,3,6,7-Tetrahydroxy-8-prenylxanthone ameliorates inflammatory responses resulting from the paracrine interaction of adipocytes and macrophages. British Journal of Pharmacology, 175(10), 1590–1606. https://doi.org/10.1111/bph.14162 
  3. Khuriyah, K., & Mierza, V. (2025). Article Review: Potensi Senyawa Xanthone dalam Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana l.) sebagai Senyawa Aktif Obat. Jurnal Sehat Mandiri20(2), 332-343. https://doi.org/https://doi.
  4. Mutmainna, A. (2025). Efektivitas berkumur air rebusan kulit buah manggis terhadap penyembuhan gingivitis pada usia 15-24 tahun [Laporan Tugas Akhir, Poltekkes Kemenkes Makassar]. Repository Poltekkes Kemenkes Makassar. https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/1805/ 
  5. Ovalle-Magallanes, B., Eugenio-Pérez, D., & Pedraza-Chaverri, J. (2017). Medicinal properties of mangosteen (Garcinia mangostana L.): A comprehensive update. Food and Chemical Toxicology, 109, 102–122. https://doi.org/10.1016/j.fct.2017.08.021 

di review oleh tim reviewers

Scroll to Top