Kandungan Buah Tin
Lifestyle

Kandungan Buah Tin dan Manfaat Bagi Kesehatan

Buah tin, atau sering disebut juga dengan ara (Ficus Carica L), bukanlah sembarang buah. Selain memiliki rasa manis yang unik, buah ini juga memiliki kandungan nutrisi yang luar biasa untuk kesehatan tubuh. Dengan tekstur lembut dan kenyal, buah tin tumbuh subur di dataran Mediterania dan Timur Tengah, menjadikannya sebagai salah satu buah yang paling dicari dan dikonsumsi di seluruh dunia.

Sejak zaman dahulu kala, buah tin telah digunakan sebagai pemanis alami sebelum adanya gula. Kini, buah tin tetap menjadi pilihan yang tepat sebagai bagian dari pola makan sehat. Mengapa buah tin begitu istimewa? Mari kita telaah bersama-sama manfaat luar biasa yang terkandung di dalamnya.

Kandungan Buah Tin

Buah Tin

Buah tin mengandung berbagai nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Dalam setiap 100 gram buah tin, terdapat energi sebesar 74 kilokalori, karbohidrat 19.18 gram, protein 0.75 gram, lemak total 0.30 gram, vitamin A 142 IU, vitamin C 2 miligram, serat 2.9 gram, folat 6 mikrogram, niacin 0.400 miligram, riboflavin 0.050 miligram, thiamin 0.060 miligram, vitamin E 0.11 miligram, vitamin K 4.7 mikrogram, sodium 1 miligram, potassium 232 miligram, kalsium 35 miligram, zat besi 0.37 miligram, magnesium 17 miligram, mangan 0.128 miligram, selenium 0.2 mikrogram, zink 0.15 miligram, beta karoten 0.03 miligram. Sungguh, buah tin merupakan sumber nutrisi yang lengkap dan seimbang.

Manfaat Buah Tin bagi Kesehatan

Berikut ragam manfaat buah tin bagi kesehatan tubuh kita yang dirangkum dari beberapa sumber.

1. Mencegah Kanker Payudara

Senyawa dalam ara dipercaya memiliki aktivitas antitumor terhadap beberapa jenis kanker, termasuk kanker payudara. Studi menunjukkan bahwa ekstrak daun dan getah alami dari ara memiliki potensi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.

2. Meningkatkan Stamina Seksual

Ara mengandung berbagai mineral dan hormon seksual yang dapat meningkatkan libido dan vitalitas seksual pada pria. Kandungan magnesium dalam ara juga dapat membantu meningkatkan produksi hormon seksual.

3. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti penyakit jantung dan stroke. Ara kaya akan kalium yang dapat membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh, serta serat yang membantu mengurangi kelebihan natrium. Studi juga menunjukkan bahwa buah ara dapat meningkatkan kesehatan pembuluh darah, yang dapat mengurangi tekanan darah secara keseluruhan.

4. Meningkatkan Fungsi Otak

Kandungan vitamin B kompleks dalam ara dapat membantu meningkatkan fungsi otak dan memperbaiki daya ingat. Nutrisi ini juga melindungi sel-sel otak dari kerusakan oksidatif.

5. Meningkatkan Kesehatan Sistem Pencernaan

Kandungan serat dalam ara membuatnya menjadi pencahar alami yang efektif. Selain itu, nutrisi prebiotik dalam buah ini juga mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, yang penting untuk kesehatan pencernaan. Studi juga menunjukkan bahwa ara dapat membantu mengatasi sindrom iritasi usus dengan signifikan.

6. Menjaga Kesehatan Mata

Ara mengandung beta-karoten yang penting untuk kesehatan mata. Konsumsi ara secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan sel-sel mata dan mencegah penyakit mata yang serius.

7. Meningkatkan Kesehatan Jantung:

Kandungan omega-3, fenol, dan antioksidan dalam ara dapat membantu mengurangi kadar trigliserida dalam darah, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Ara juga dapat membantu membersihkan arteri koroner dari radikal bebas, yang dapat menyebabkan penyumbatan dan penyakit jantung koroner.

8. Mencegah Degenerasi Makula

Hasil penelitian menunjukan bahwa kandungan vitamin A dalam ara dapat membantu mencegah degenerasi makula, yang merupakan penyebab umum kebutaan pada orang tua.

9. Meningkatkan Kepadatan Tulang

Ara mengandung kalsium dan kalium, dua mineral penting yang diperlukan untuk menjaga kepadatan tulang. Mengonsumsi ara secara teratur dapat membantu mencegah osteoporosis dan menjaga kesehatan tulang dan gigi.

10. Mengurangi Sakit Tenggorokan

Ara mengandung lendir alami yang dapat membantu melindungi dan menyembuhkan organ tenggorokan. Mengonsumsi ara atau jusnya dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan pada tenggorokan.

11. Membantu Mempertahankan Berat Badan Sehat

Kandungan serat dan nutrisi yang tinggi dalam ara membuatnya menjadi pilihan makanan yang baik untuk menjaga berat badan. Serat membantu memberi rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat membantu mengontrol nafsu makan dan mengelola berat badan dengan lebih efektif.

12. Mengobati Asma

Ara dapat membantu mengatasi gejala asma, seperti batuk dan sesak napas. Campuran bubuk biji fenugreek, madu, dan ara dapat membantu meredakan gejala asma secara alami.

13. Kaya Antioksidan

Ara mengandung polifenol, senyawa antioksidan yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Konsumsi ara secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan sel dan jaringan tubuh.

14. Mengurangi Gejala Insomnia

Ara dapat membantu meningkatkan kualitas tidur karena mengandung asam amino triptofan yang membantu tubuh memproduksi zat melatonin, yang berperan dalam mengatur pola tidur.

15. Menyembuhkan Anemia

Beberapa studi mengungkapkan, kekurangan zat besi dalam tubuh dapat menyebabkan anemia defisiensi besi. Ara mengandung zat besi yang tinggi, yang dapat membantu menjaga kadar hemoglobin dalam darah dan mencegah terjadinya anemia.

16. Menurunkan Kadar Gula Darah

Ara dapat membantu mengatur kadar glukosa darah, sehingga bermanfaat bagi penderita diabetes. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi teh daun ara secara teratur dapat menurunkan kebutuhan insulin tubuh.

Cara Makan Buah Tin

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kita pilih untuk mengonsumsi buah tin dengan benar.

1. Dikonsumsi Secara Langsung

Cara yang paling sederhana dengan memakan ara langsung. Ara bisa dimakan mentah setelah dipetik dari pohon. Hampir semua bagian dari ara bisa dimakan, termasuk kulit, daging, dan bijinya. Namun, pastikan untuk mencuci ara sebelum mengonsumsinya.

2. Disajikan Bersama dengan Daging

Meskipun rasanya manis, ara juga cocok disajikan bersama dengan daging. Ara dapat menambah rasa pada daging yang kamu makan. Beberapa jenis daging yang cocok disajikan dengan ara adalah daging burung puyuh, bebek, dan domba.

3. Mengoleskan Keju di Bagian Dagingnya

Untuk mendapatkan rasa yang berbeda, kamu bisa mengoleskan keju pada bagian daging buah tin. Potong buah tin menjadi dua bagian, lalu tambahkan keju di atas dagingnya. Keju krim biasa atau keju dengan rasa bisa digunakan. Hidangan ini bisa dijadikan camilan atau hidangan pembuka yang sederhana.

4. Diolah Menjadi Manisan

Buah tin juga bisa dijadikan manisan. Caranya cukup mudah, yaitu dengan merebus buah tin bersama gula hingga menjadi karamel. Manisan buah tin bisa dinikmati sebagai camilan yang manis dan sehat.

Buah tin merupakan salah satu buah yang memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa. Dengan kandungan nutrisi yang tinggi dan beragam manfaatnya, buah tin dapat menjadi tambahan yang baik dalam pola makan sehari-hari untuk menjaga kesehatan. Semoga informasi tentang buah tin serta manfaat dan kandungan gizinya dapat berguna, terimakasih.

Baca juga:

Referensi

  1. Debib, A., & Menadi, S. (2023). Phenolic Compounds of Fresh and Dried Figs: Characterization and Health Benefits. In Fig (Ficus carica): Production, Processing, and Properties (pp. 395-416). Cham: Springer International Publishing.
  2. Walia, A., Kumar, N., Singh, R., Kumar, H., Kumar, V., Kaushik, R., & Kumar, A. P. (2022). Bioactive compounds in Ficus fruits, their bioactivities, and associated health benefits: a review. Journal of Food Quality2022, 1-19.
  3. Hussain, S. Z., Naseer, B., Qadri, T., Fatima, T., & Bhat, T. A. (2021). Fig (Ficus Carica)—Morphology, Taxonomy, Composition and Health Benefits. In Fruits Grown in Highland Regions of the Himalayas: Nutritional and Health Benefits (pp. 77-90). Cham: Springer International Publishing.
  4. Salma, S., Shamsi, Y., Ansari, S., & Nikhat, S. (2020). Ficus Carica L.: a panacea of nutritional and medicinal benefits. Cellmed10(1), 1-1.
  5. Chang, S. K., Alasalvar, C., & Shahidi, F. (2016). Review of dried fruits: Phytochemicals, antioxidant efficacies, and health benefits. Journal of functional foods21, 113-132.
  6. Cieślik, E., Cieślik, I., & Bartyzel, K. (2016). The nutritional value and health benefits of fig prickly pear (Opuntia ficus-indica Mill.). Postępy Fitoterapii.
  7. Solomon, A., Golubowicz, S., Yablowicz, Z., Grossman, S., Bergman, M., Gottlieb, H. E., … & Flaishman, M. A. (2006). Antioxidant activities and anthocyanin content of fresh fruits of common fig (Ficus carica L.). Journal of agricultural and food chemistry54(20), 7717-7723.