Manfaat Asam Jawa
Lifestyle

10 Manfaat Asam Jawa untuk Kesehatan

Manfaat Asam Jawa – Asam jawa atau Tamarindus indica berasal dari wilayah tropis Afrika dan kemudian menyebar ke Asia dan Amerika Selatan melalui perdagangan dan penjelajahan.Buah asam jawa memiliki rasa asam yang khas dan sering digunakan dalam masakan dan pengobatan tradisional. Selain itu, asam jawa juga memiliki beragam manfaat kesehatan yang dapat Anda nikmati.

Kandungan Asam Jawa

Manfaat Asam Jawa

Sebelum kita membahas manfaat asam jawa, mari kita lihat terlebih dahulu kandungan gizi yang terdapat dalam buah ini. Dalam 100 gram asam jawa mengandung air sebanyak 31,4 gram, energi sebanyak 267 kalori, karbohidrat sebanyak 62,5 gram, protein sebanyak 2,8 gram, lemak sebanyak 0,6 gram, dan serat pangan sebanyak 1,2 gram. Selain itu, asam jawa juga mengandung berbagai mineral seperti kalsium, fosfor, zat besi, natrium, dan kalium, serta vitamin seperti vitamin C, thiamin (vitamin B1), dan riboflavin (vitamin B2).

Manfaat Asam Jawa untuk Kesehatan

Berikut ini manfaat asam jawa untuk kesehatan tubuh kita yang dirangkum dari beberapa sumber.

1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Studi menunjukan bahwa Vitamin C dalam asam jawa merupakan antioksidan yang penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Antioksidan ini membantu melawan radikal bebas dan mencegah berbagai penyakit.

2. Menjaga Kesehatan Gigi

Penelitian ilmiah mengungkapkan jika daun asam jawa mengandung etanol dan klorin, yang efektif untuk mencegah gigi berlubang dan mengatasi plak pada gigi. Berkumur dengan air hasil rendaman daun asam jawa dapat membantu menjaga kesehatan gigi.

3. Melindungi Organ Hati

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asam jawa memiliki efek protektif terhadap organ hati. Senyawa antioksidan dalam asam jawa dapat membantu melindungi hati dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

4. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Kandungan serat yang tinggi dalam asam jawa membantu memperlancar pencernaan dan mencegah sembelit. Selain itu, asam jawa juga memiliki efek pencahar yang membantu mengatasi masalah pencernaan seperti diare.

5. Meredakan Mual

Kalium yang tinggi dalam asam jawa dapat membantu meredakan rasa mual, terutama pada kondisi seperti mabuk kendaraan atau hamil muda. Menghisap permen asam jawa juga diyakini dapat meredakan mual.

6. Menjaga Kesehatan Tulang

Kandungan kalsium dan fosfor dalam asam jawa juga baik untuk kesehatan tulang. Kedua mineral ini berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang dan mencegah risiko osteoporosis.

7. Menjaga Kesehatan Jantung

Penelitian menunjukan bahwa kandungan flavonoid dalam asam jawa memiliki efek positif dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah. Hal ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mencegah penyakit kardiovaskular.

8. Mengontrol Gula Darah

Bagi penderita diabetes, asam jawa dapat menjadi salah satu pilihan makanan yang baik. Kandungan magnesium dalam asam jawa dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan mencegah risiko hiperglikemia.

9. Membantu Menurunkan Berat Badan

Asam jawa termasuk dalam kategori buah-buahan tropis yang dapat menurunkan risiko obesitas. Sebuah studi menunjukkan bahwa pemberian ekstrak asam jawa pada tikus gemuk dapat menurunkan berat badan karena zat asam hidroksi tikit (HCA) yang membantu menghambat penyimpanan lemak di dalam tubuh.

10. Mencegah Infeksi Jamur

Beberapa studi ilmiah mengungkapkan bahwa asam jawa mengandung zat antijamur seperti etanol dan klorin, sehingga dapat membantu mencegah infeksi jamur di area kewanitaan. Mengonsumsi jamu asam jawa secara rutin dapat membantu mencegah infeksi jamur.

Cara Konsumsi Asam Jawa

Ada beberapa cara yang dapat di lakukan untuk mengkonsumsi asam jawa. Salah satunya adalah dengan membuat jus asam jawa atau menyeduhnya sebagai minuman segar. Kita juga dapat menggunakan asam jawa sebagai bahan tambahan dalam masakan, seperti sayur asam atau sambal. Selain itu, juga dapat mengonsumsi permen asam jawa sebagai camilan sehat.

Dalam mengkonsumsi asam jawa, sebaiknya perhatikan dosisnya agar tidak berlebihan. Meskipun memiliki banyak manfaat, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti gangguan pencernaan atau alergi pada beberapa orang.

Semoga informasi tentang kandungan dan manfaat asam jawa ini dapat berguna, terimakasih sudah membaca.

Baca juga:

Referensi

  1. Tavanappanavar, A. N., Mulla, S. I., Seth, C. S., Bagewadi, Z. K., Rahamathulla, M., Ahmed, M. M., & Farhana, S. A. (2024). Phytochemical analysis, GC–MS profile and determination of antibacterial, antifungal, anti-inflammatory, antioxidant activities of peel and seeds extracts (chloroform and ethyl acetate) of Tamarindus indica L. Saudi Journal of Biological Sciences31(1), 103878.
  2. Fagbemi, K. O., Aina, D. A., Adeoye-Isijola, M. O., Naidoo, K. K., Coopoosamy, R. M., & Olajuyigbe, O. O. (2022). Bioactive compounds, antibacterial and antioxidant activities of methanol extract of Tamarindus indica Linn. Scientific Reports12(1), 9432.
  3. Fagbemi, K. O., Aina, D. A., Adeoye-Isijola, M. O., Naidoo, K. K., Coopoosamy, R. M., & Olajuyigbe, O. O. (2022). Bioactive compounds, antibacterial and antioxidant activities of methanol extract of Tamarindus indica Linn. Scientific Reports12(1), 9432.
  4. Alshehri, S. A., Wahab, S., Abullais, S. S., Das, G., Hani, U., Ahmad, W., … & Vasudevan, R. (2021). Pharmacological efficacy of Tamarix aphylla: a comprehensive review. Plants11(1), 118.
  5. Lima, Z. M., da Trindade, L. S., Santana, G. C., Padilha, F. F., da Costa Mendonça, M., da Costa, L. P., … & Macedo, M. L. H. (2017). Effect of Tamarindus indica L. and Manihot esculenta extracts on antibiotic-resistant bacteria. Pharmacognosy Research9(2), 195.
  6. Faradiba, A., Gunadi, A., & Praharani, D. (2016). Daya Antibakteri Infusa Daun Asam Jawa (Tamarindus indica Linn) terhadap Streptococcus mutans (Antibacterial Activity of Asam Jawa Leaf Infuse (Tamarindus indica Linn) against Streptococcus mutans. Pustaka Kesehatan4(1), 55-60.
  7. Kuru, P. (2014). Tamarindus indica and its health related effects. Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine4(9), 676-681.