Manfaat Daun Gedi
Lifestyle

11 Manfaat Daun Gedi untuk Kesehatan

Daun gedi, sebuah tanaman yang mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, namun kaya akan manfaat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh. Tanaman ini sering kali diabaikan, padahal kandungan nutrisi dan senyawa aktif yang terkandung di dalamnya dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan manusia.

Daun gedi atau Abelmoschus manihot L. merupakan tanaman yang banyak tumbuh di wilayah Asia, terutama di Tiongkok dan Indonesia. Tanaman ini memiliki dua jenis daun utama, yaitu daun gedi warna hijau dan merah. Keduanya memiliki khasiat yang sama, namun mungkin sedikit berbeda dalam kandungan senyawanya.

Daun gedi kaya akan vitamin dan mineral, seperti vitamin A, B1, B2, B3, C, dan E, kalsium, kalium, tembaga, dan zinc. Selain itu, daun gedi juga mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, asam amino, nukleosida, polisakarida, steroid, dan minyak atsiri.

Manfaat Daun Gedi untuk Kesehatan

Berikut adalah beberapa manfaat daun gedi untuk kesehatan yang telah terbukti secara ilmiah:

1. Melancarkan Haid

Air rebusan daun gedi memiliki sifat emmenagogue yang membantu melancarkan sirkulasi darah dan melancarkan haid. Daun ini juga bermanfaat bagi ibu nifas untuk membantu mengeluarkan darah kotor dan membersihkan rahim.

2. Menurunkan Kolesterol

Daun gedi mengandung serat dan antioksidan yang membantu melancarkan aliran darah dan mencegah penumpukan kolesterol di arteri. Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak daun gedi selama 8 minggu dapat menurunkan kadar kolesterol LDL (jahat) dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (baik) secara signifikan.

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Beberapa studi mengungkapkan bahwa kandungan flavonoid dan antioksidan dalam daun gedi membantu menjaga kesehatan jantung dengan cara mengurangi peradangan dan meningkatkan fungsi endotel (lapisan dalam pembuluh darah).

4. Mencegah Diabetes

Daun gedi memiliki efek anti-hiperglikemik yang membantu mengontrol kadar gula darah. Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak daun gedi selama 12 minggu dapat menurunkan kadar gula darah puasa dan HbA1c (tes gula darah 3 bulan) pada penderita diabetes tipe 2.

5. Meningkatkan Fungsi Ginjal

Daun gedi memiliki efek diuretik yang membantu meningkatkan fungsi ginjal dengan cara mengeluarkan racun dan kelebihan air dari tubuh. Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak daun gedi selama 8 minggu dapat meningkatkan fungsi ginjal pada pasien dengan penyakit ginjal kronis.

6. Melawan Kanker

Daun gedi mengandung senyawa yang memiliki efek anti-kanker, antioksidan, dan antiinflamasi. Beberapa penelitian laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak daun gedi efektif dalam melawan sel kanker dan menghambat pertumbuhannya, seperti kanker payudara, kanker lambung, dan kanker darah (multiple myeloma).

7. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Hasil penelitian ilmiah yang dipublikasikan oleh Research Journal of Pharmacy and Technology menyebutkan bahwa daun gedi kaya akan vitamin C dan antioksidan yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi.

8. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Kandungan serat tinggi dalam daun gedi membantu melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, dan menjaga kesehatan pencernaan.

9. Menjaga Kesehatan Kulit

Beberapa penelitian imiah yang dipublikasikan oleh Agriculture and Agricultural Science Procedia mengunjukan bahwa vitamin A dan antioksidan dalam daun gedi membantu menjaga kesehatan kulit, mencegah penuaan dini, dan meningkatkan elastisitas kulit.

10. Memperkuat Tulang

Daun gedi mengandung kalsium dan fosfor dapat membantu menjaga kepadatan tulang, memperkuat tulang, menghambat pengeroposan tulang, dan mencegah osteoporosis.

11. Meredakan Nyeri

Daun gedi mengandung senyawa bioaktif dengan efek analgesik (antinyeri) yang membantu meredakan nyeri, seperti nyeri akibat keseleo atau terkilir.

Efek Samping dan Peringatan

Dosis yang dianjurkan untuk konsumsi daun gedi adalah 1-2 gram per hari. Daun gedi generally aman dikonsumsi, namun beberapa orang mungkin mengalami efek samping seperti gatal-gatal, ruam kulit, dan diare. Ibu hamil dan menyusui, serta orang dengan kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan daun gedi.

Cara Membuat dan Aturan Minum Daun Gedi

Menyadur dari situs dinkes.gunungkidulkab.go.id, berikut ini cara membuat dan aturan minum daun gedi:

1. Cara Membuat Ramuan Herbal Daun Gedi

  • Ambil beberapa lembar daun gedi yang masih muda dan segar, kemudian cuci hingga bersih.
  • Siapkan 2 hingga 4 gelas air putih matang dan masukkan ke dalam panci.
  • Masukkan daun gedi yang sudah dicuci ke dalam panci.
  • Rebus hingga benar-benar matang dan hanya menyisakan 1 gelas air.
  • Untuk memberikan rasa, bisa dicampur dengan madu murni atau gula batu.
  • Minum ramuan ini setidaknya 1 kali sehari sesuai anjuran pakar herbal.

2. Cara Membuat Jus Daun Gedi

  • Ambil beberapa lembar daun gedi, minimal 3 lembar yang masih muda dan segar.
  • Cuci daun tersebut hingga bersih, lalu masukkan ke dalam blender.
  • Tuangkan air secukupnya untuk satu kali minum.
  • Beri sedikit gula atau madu murni atau susu coklat sesuai selera.
  • Blender daun gedi dan bahan lainnya hingga halus dan lembut.
  • Tuangkan jus daun gedi ke dalam gelas dan siap untuk diminum.

Sebelum mengonsumsi ramuan daun gedi baik itu dalam bentuk direbus atau jus, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan pakar herbal. Hal ini penting untuk mendapatkan takaran yang sesuai dengan kondisi kesehatan dan penyakit yang diderita. Disarankan untuk meminumnya setidaknya 1 gelas dalam sehari atau 2 hari sekali.

Demikianlah penejelasan tentang manfaat daun gedi untuk kesehatan dan aturan minumnya, semoga informasi ini dapat bermanfaat ya.

Baca juga:

Referensi

  1. Indrawati, E., & Setijorini, L. E. (2024). Prospects of Gedi Plant (Abelmoschus manihot L.) as a Functional Food and Herbal Medicine. In E3S Web of Conferences (Vol. 483, p. 02004). EDP Sciences.
  2. Divya, S., Arivoli, S., & Tennyson, S. (2021). Phytochemical analysis and in vitro Antioxidant and Antibacterial activity of the Chloroform leaf extract of Abelmoschus manihot (L.) Medik (Malvaceae). Research Journal of Pharmacy and Technology14(9), 4719-4726.
  3. Luan, F., & Zeng, N. (2020). Traditional uses, chemical constituents, biological properties, clinical settings, and toxicities of Abelmoschus manihot L.: a comprehensive review. Frontiers in pharmacology11, 516691.
  4. Selvaraj, D., Subramanian, A., & Samuel, T. (2020). GC-MS analysis of Abelmoschus manihot (L.) Medik (Malvaceae) leaves. World Journal of Advanced Research and Reviews5(2), 067-079.
  5. Aimanah, U., Mulyati, M., & Gussasi, A. (2017, September). Analysis Of Gedi Leaf (Abelmoschus Manihot L.) As Functional Drinking Tea. In 2nd International Conference On Education, Science, And Technology (ICEST 2017) (pp. 220-222). Atlantis Press.
  6. Taroreh, M., Raharjo, S., Hastuti, P., & Murdiati, A. (2016). Antioxidative activities of various fractions of gedi’s leaf extracts (Abelmoschus manihot L. medik). Agriculture and Agricultural Science Procedia9, 271-278.