Museum Menara Gentala Arasy
Sumatera

Museum Menara Gentala Arasy: Sejarah, Lokasi, dan Daya Tarik

Museum Menara Gentala Arasy – Sejarah Kota Jambi yang sarat akan pengaruh Islam dan budaya Melayu Jambi tertuang dengan gemilang di dalam Museum Menara Gentala Arasy, Museum ini tak hanya sekadar menampilkan artefak-artejak bersejarah, namun juga menjadi saksi bisu perkembangan Islam di wilayah ini.

Museum Menara Gentala Arasy

Berikut beberapa informasi penting tentang Museum Gentala Arasy Jambi.

Sejarah Singkat Museum Menara Gentala Arasy

Sejarah Museum Menara Gentala Arasy dimulai seiring dengan peresmian Jembatan Gentala Arasy pada 28 Maret 2015. Wisatawan yang ingin mengunjungi museum ini dapat melanjutkan perjalanan mereka dengan berjalan kaki dari Taman Tanggo Rajo menuju lokasi museum. Jembatan Gentala Arasy sendiri berdiri megah di kawasan Pasar, pusat kota Jambi.

Museum Menara Gentala Arasy menjadi penjaga sejarah Islam di Kota Jambi sekaligus merupakan bukti keberadaan perkembangan Islam yang kuat di wilayah ini. Mari kita telusuri lebih dalam koleksi-koleksi yang akan Anda temukan di museum ini.

Lokasi Museum Menara Gentala Arasy

Museum Menara Gentala Arasy terletak di Jembatan Gentala Arasy, daerah Desa Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, Provinsi Jambi. Lokasi museum ini terletak di tepi Sungai Batanghari, yang dapat ditemukan dengan bantuan aplikasi Google Maps.

Google Map Lokasi Museum Menara Gentala Arasy

Tiket Masuk

Berkunjung ke museum ini adalah pengalaman liburan yang edukatif dan terjangkau. Harga tiket masuk per orangnya hanya sekitar Rp 3 ribu saja. Dengan biaya yang terjangkau, Anda dapat mengakses dan mengeksplor sejarah dan budaya Kota Jambi.

Jam Operasional

Museum Menara Gentala Arasy buka setiap hari, dari Senin hingga Minggu. Jam berkunjung yang ditetapkan oleh pihak pengelola adalah dari pukul 08.00 hingga 17.00 waktu setempat. Ini memberi fleksibilitas untuk mengatur kunjungan sesuai dengan jadwal liburan.

Baca juga: Tugu Keris Siginjai: Eksplorasi Ikon Bersejarah Kota Jambi

Daya Tarik di Museum Menara Gentala Arasy

Salah satu daya tarik Museum Menara Gentala Arasy adalah bentuk bangunannya, meskipun tidak terlalu besar, bangunan museum ini memiliki desain yang menarik, dengan bentuk melingkar yang unik. Ruangan di dalamnya digunakan sebagai tempat pameran berbagai koleksi museum yang terawat dengan baik. Jelajahi keindahan arsitektur ini dan biarkan diri Anda terpesona oleh atmosfer museum yang unik ini.

Koleksi-koleksi yang ada di Museum Menara Gentala Arasy mencerminkan peradaban Islam dan budaya Melayu Jambi dengan begitu indah. Hampir semua koleksi ini berkaitan erat dengan perkembangan Islam di Kota Jambi. Di bawah ini adalah beberapa contoh koleksi yang dapat di temui.

Mushaf Al-Qur’an

Mushaf Al-Qur'an

Salah satu koleksi utama di Museum Menara Gentala Arasy adalah Mushaf Al-Qur’an al-Jambi yang memiliki ukuran yang sangat besar, yaitu 125 x 180 cm. Al-Qur’an ini menjadi pusat perhatian tepat di sebelah kanan pintu masuk museum. Al-Qur’an Mushaf Jambi ini dipamerkan di atas meja dengan ukiran khas Jambi yang begitu memukau, dan di atasnya ditutup dengan lapisan kaca yang melindunginya.

Mushaf Al-Qur’an ini adalah salah satu mahakarya museum ini yang dibuat pada tahun 2014. Al-Qur’an ini menjadi simbol kebanggaan dengan menggabungkan unsur-unsur budaya Melayu Jambi di dalamnya. Setiap lembar Al-Qur’an ini memiliki motif ukiran yang berbeda-beda, semakin memperkuat nuansa budaya Jambi yang kental.

Kitab dan Naskah Berharga

Museum Menara Gentala Arasy memiliki koleksi kitab dan naskah yang memukau, yang mencakup berbagai aspek kehidupan dan budaya Islam. Dalam katalog museum ini, tercatat setidaknya ada 23 kitab-kitab yang dipamerkan di sana. Beberapa di antaranya telah menjalani proses digitalisasi untuk menjaga keawetan, tetapi Anda masih dapat melihat beberapa di antara mereka dalam bentuk aslinya saat berkunjung ke sana.

Koleksi kitab ini sangat beragam, termasuk naskah keagamaan, kebahasaan, filsafat, pengobatan, ajaran moral, silsilah, perbintangan, sejarah, dan peraturan adat. Salah satu naskah yang menarik adalah naskah silsilah Habib Sayyid Hussain, salah satu tokoh pertama yang menyebarkan agama Islam di Kota Jambi pada abad ke-16.

Selain itu, Anda juga akan menemukan Kitab Tafsir Khawatib yang bertuliskan dalam bahasa Arab. Kitab ini memiliki ukuran yang lebar, yaitu 17 cm, dan panjang 27 cm. Kitab ini berisi 240 halaman dengan 29 per halaman dan berfokus pada sarah muhtaminah yang ditulis pada tahun 1353 Hijriah.

Perlengkapan Pakaian

Genatala Arasy

Sentuhan budaya Islam pada perlengkapan pakaian di masyarakat Jambi sangat kuat. Berbagai jenis perlengkapan pakaian digunakan, seperti destar, sorban, topi trobus, jubah, dan banyak lainnya. Semua perlengkapan ini mencerminkan identitas dan nuansa budaya tersendiri, terutama dalam acara ritual keagamaan dan selamatan.

Misalnya, topi trobus adalah salah satu contoh perlengkapan pakaian yang digunakan oleh guru di Pondok Pesantren Nurul Iman Kota Jambi. Topi ini memiliki ukuran diameter 19 cm dan tinggi 12 cm, terbuat dari kain hitam, merah, dan kuning dengan teknik anyaman. Motif geometris yang menghiasi bagian bawah dan atas topi ini menambah pesona budaya setempat.

Syal Peninggalan Ulama dan Guru

Beberapa syal yang ada di Museum Menara Gentala Arasy adalah peninggalan ulama dan guru di Madrasah Nurul Iman Seberang Kota Jambi. Syal-syal ini diduga berasal dari awal abad ke-19 dan merupakan warisan berharga dari masa lalu. Syal-syal ini digunakan sebagai penutup kepala oleh guru-guru saat mereka menjadi khotib dan mengajar.

Uang Koin Bersejarah

Museum ini juga memiliki koleksi uang koin bersejarah yang mengingatkan kita pada masa lampau. Sebagian besar uang koin ini berasal dari zaman penjajahan Belanda. Uang koin ini adalah saksi bisu masa ketika Belanda menguasai wilayah Jambi. Beberapa uang koin bertuliskan “Nederlandsch Indie” dengan gambar makhota dan gandum, sementara yang lainnya bergambar “Inggeris Island of Sumatra” tahun 1804.

Pigura Tokoh Islam di Jambi

Di berbagai dinding Museum Menara Gentala Arasy, Anda akan menemukan pigura tokoh-tokoh dalam peradaban Islam di Jambi. Pigura-pigura ini tidak hanya menghiasi dinding museum, tetapi juga memberikan wawasan tentang awal masuknya Islam ke Sumatera, provinsi Jambi, dan kampung Arab Melayu di Kota Jambi, di mana lokasi museum ini berada.

Museum dengan penuh semangat menjelaskan peradaban Islam yang dimulai dengan kedatangan saudagar kaya beragama Islam, Datuk Sin Tay. Kehadiran Islam yang terjalin erat dengan budaya Melayu Jambi tidak hanya sebagai agama, tetapi juga sebagai gaya hidup. Sejak abad ke-14, Islam telah merajut benang-benang kebudayaan, syariah, dan kitabullah di wilayah ini.

Dalam perjalanan Anda di Museum Menara Gentala Arasy, akan mengetahui betapa kuatnya pengaruh Islam di Kota Jambi dan bagaimana agama ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya dan sejarah kota ini.

Baca juga: Sejarah Gentala Arasy Jambi dan Keistimewaannya

Aktivitas di Museum Menara Gentala Arasy

Selain mengeksplorasi koleksi-koleksi bersejarah yang luar biasa, ada banyak aktivitas menarik yang dapat di nikmati selama kunjungan ke Museum Gentala Arasy.

Salah satu kegiatan utama saat mengunjungi museum ini adalah mengamati banyak benda bersejarah yang berkaitan dengan Islam. Dari Al-Qur’an Mushaf Jambi yang megah hingga kitab-kitab bersejarah yang mengandung pengetahuan berharga, Anda akan merasa seolah-olah berjalan kembali dalam sejarah Kota Jambi. Jelajahi setiap koleksi dengan cermat dan nikmati cerita di balik setiap artefak yang dipamerkan.

Jangan lupakan kesempatan untuk berfoto di sekitar Museum Gentala Arasy. Bangunan menara setinggi 80 meter yang megah ini adalah latar belakang yang sempurna untuk foto-foto yang estetik. Abadikan momen dengan latar belakang budaya Arab yang kental, dan bagikan pengalaman unik ini di media sosial.

Menara Menara Gentala Arasy dibangun dengan desain yang mencerminkan perpaduan budaya Melayu dan Islam atau Arab. Dibangun pada tahun 2011 dan selesai pada tahun 2014, menara ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mengunjungi museum ini.

Fasilitas di Museum Menara Gentala Arasy

Museum Menara Gentala Arasy tidak hanya menawarkan koleksi yang mengesankan dan aktivitas seru, tetapi juga fasilitas yang membuat kunjungan lebih nyaman dan menyenangkan.

Ruang Pameran yang Luas

Museum ini memiliki ruang pameran yang luas dan terawat dengan baik. Anda akan merasa nyaman menjelajahi setiap sudut museum tanpa merasa terlalu ramai atau sempit. Ruang pameran yang luas juga memungkinkan untuk mendekati setiap artefak dengan tenang dan mengeksplor detailnya.

Area Istirahat

Setelah berkeliling museum, Anda dapat beristirahat sejenak di area yang telah disediakan. Museum Gentala Arasy dilengkapi dengan area istirahat yang nyaman, di mana dapat duduk dan merenungkan apa yang telah di pelajari. Area ini juga cocok untuk bersantai sejenak sebelum melanjutkan petualangan.

Toko Suvenir

Jika ingin membawa pulang kenang-kenangan dari kunjungan ke Museum Gentala Arasy, jangan lewatkan toko suvenir yang ada di dalam museum. Di sini, dapat menemukan berbagai jenis suvenir yang terkait dengan sejarah dan budaya Jambi. Ini adalah cara yang bagus untuk memiliki sesuatu yang dapat mengingatkan akan pengalaman berharga di museum ini.

Pemandu Wisata

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang koleksi-koleksi museum dan sejarah di baliknya, dapat menggunakan jasa pemandu wisata. Pemandu wisata yang berpengetahuan akan memberikan wawasan yang lebih mendalam dan menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang museum dan sejarahnya.

Baca juga: Sejarah Candi Muaro Jambi: Keunikan, dan Objek Wisata

Menghargai Warisan Budaya

Kunjungan ke Museum Gentala Arasy adalah pengalaman yang tidak hanya akan memberi pemahaman yang lebih baik tentang sejarah Kota Jambi, tetapi juga akan memungkinkan menghargai warisan budaya yang kaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Sebagai wisatawan yang ingin menjelajahi sejarah dan budaya Indonesia yang kaya, Museum Menara Gentala Arasy adalah tempat yang harus di kunjungi. Ini adalah tempat yang akan memperkaya pengetahuan tentang peran Islam dalam perkembangan Jambi dan bagaimana agama ini telah membentuk budaya dan identitas kota ini.

Sebelum meninggalkan Kota Jambi, pastikan untuk memberikan waktu bagi diri sendiri untuk mengunjungi museum ini. Ini adalah kesempatan langka untuk terhubung dengan masa lalu yang kaya dan menghargai keragaman budaya yang membuat Indonesia begitu istimewa.

Baca juga: Cara Mengqodho Sholat Dzuhur di Waktu Ashar, Berikut caranya

Jadi, jika merencanakan perjalanan ke Kota Jambi, pastikan untuk menyertakan Museum Gentala Arasy dalam daftar destinasi. Ini adalah perjalanan yang akan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang sejarah dan budaya Jambi, serta menginspirasi untuk menghargai kekayaan warisan budaya Indonesia. Selamat menikmati perjalanan Anda dan selamat menjelajahi keajaiban Museum Gentala Arasy!